Akhir Tragis Cinta Fitri
Inilah BBM Terakhir Buat Bripda Ricky, Polisi yang Bunuh Diri Depan Pacarnya Sebelum Meninggal
Sudah lima hari polisi yang bertugas pada Satuan Reskrim Polres Mamuju ini pergi untuk selama-lamanya.
TRIBUN-TIMUR.COM - Meninggalnya Bripda Ricky Ricardo Tanasal karena bunuh diri menyisakan duka mendalam bagi kerabat dan sahabat.
Sudah lima hari polisi yang bertugas pada Satuan Reskrim Polres Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat ini pergi untuk selama-lamanya.
Mengenang kepergiannya, sebuah akun pada Facebook, Ivant Wawa mem-posting video dokumenter Ricky, Senin (7/12/2015).
//
kenangan indah saat2 bersama adik ricky ricardo... slmt jln dek..doa kmi sllu ada utkmu agar kamu tenang di alam sana..
Posted by Ivant Wawa on Sunday, 6 December 2015
Pada video itu, termuat foto kenangan semasa hidup, screenshot percakapan terakhirnya melalui pesan instan dengan kakaknya, foto saat jenazah disemayamkan, dan foto saat pemakaman.
Sebelum Ricky menghembuskan nafas terakhir, usai menembak kepalanya, Rabu (2/12/2015), kakaknya sempat mengirim pesan melalui BlackBerry Messenger.
Satu di antara isi pesan itu adalah kabar adanya polisi yang menembak kepalanya.
Namun, pesan itu tak kunjung direspon melalui balasan.
Sang kakak rupanya belum mengetahui jika sang adiklah yang sedang kritis di rumah sakit karena menembak kepala sendiri.
Ricky menembak kepalanya sebagai upaya bunuh diri karena diputuskan cintanya oleh pacarnya, Bripda Fitria Indrawati.
Kronologis Bunuh Diri
Sebelum menembak kepalanya, Ricky pada Rabu pagi, menjemput kekasihnya, Bripda Fitria Indrawati di Polsek Kalukku, Mamuju.
Dia menjemput usai ke kantor sejenak, di Mapolres Mamuju.
Saat keduanya sudah berada dalam mobil Honda Brio berplat nomor DD 37 RR, Fitria mulai menyampaikan curahan hati (curhat) tentang masa depan hubungan mereka.
“Kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini,” ucap Bripda Fitria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bripda-fitri-dan-ricky_20151203_144138.jpg)