Sosmed Jadi Alat Black Campaign dan Kasus Absurd
Bahkan kasus absurd (mustahil) sering menjadi bahan kampanye untuk menjatuhkan calon kepala daerah.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Eksekutif WW comm, Anwar Abugaza melontarkan pemikiran bahwa tak satu pun aktivitas manusia lepas dari Sosial Media (Sosmed).
Bahkan kasus absurd (mustahil) sering menjadi bahan kampanye untuk menjatuhkan calon kepala daerah.
Hal ini dia sampaikan pada Diskusi Publik Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel di Warkop Cappo, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (24/11/2015).
"Tak ada satu pun yang luput dari sosial media, bukan hal-hal positif tapi negatif. Termasuk kampanye pada Pilkada serentak 2015 ini," ujarnya.
Sebelum memulai, Anwar menyabet mike dari tangan moderator sekaligus Ketua PPI Sulsel, Taqwa Bahar.
Anwar pun memilih berdiri ketimbang duduk bersama pembicara dari Mapolda Sulselbar, Bawaslu RI, dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Misna M Attas.
"Kampanye negatif bukan hanya tuduhan saja tapi dilengkapi dengan foto editan yang bisa dibilang negatif campaign. Beberapa kasus di daerah entah itu betul atau tidak maka itu langsung dilempar ke sosial media. Inilah sosial media menampung semua," ujarnya.
Sementara itu, Anggota KPU Sulsel, Misna M Attas memandang tema diskusi Demokrasi yang Santun dan Amanah sebagai Wujud Kedewasaan Berpolitik dengan mengangkat golongan putih (golput).
"Sekarang ini kami terus menekan angka golput dengan sosialisasi dan kemudahan regulasi," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa golput ideologis terjadi karena adanya pemilih yang memboikot pemilihan.
Menurut mantan Aktivis HMI ini, beberapa negara melakukan wajib pilih namun khusus Indonesia hanya hak pilih.
"Di beberapa negara lain memberikan denda dan sanksi saat memilih, tapi kita belum karena masih hak pilih," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jl-sultan-alauddin-makassar_20151124_161506.jpg)