Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Salon Ini Tolak Pelanggan Muslim, Pemiliknya Langsung Ditahan

Major menulis bahwa salon miliknya tidak akan lagi menerima pelanggan Muslim.

Editor: Edi Sumardi
MIRROR.CO.UK
Salon rasial 

TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pemilik salon kecantikan di Thames Valley, Inggris, ditahan karena membuat status di Facebook bahwa ia tidak menerima pelanggan Muslim, menyusul serangan teror di Paris.

Menurut kepolisian setempat, wanita berusia 43 tahun itu ditahan berdasarkan Pasal 19 Undang Undang Ketertiban Umum.

Pasal tersebut berisi aturan tentang "tampilan bahan tertulis yang mengancam, kasar, atau menghina dengan maksud menghasut kebencian rasial, dan untuk memproduksi bentuk komunikasi yang berbahaya."

Wanita itu bernama April Major, pemilik salon Blinks of Bicester di rumahnya di Oxfordshire.

Dalam laman akun Facebook miliknya, Major menulis bahwa salon miliknya tidak akan lagi menerima pelanggan Muslim.

"Blinks of Bicester tidak lagi menerima pesanan dari siapa pun yang beragama Islam, baik yang memiliki paspor Inggris maupun tidak."

Dalam status lain dia mengatakan, "Saya berharap keluarga Anda dibom oleh ISIS."

Beberapa saat kemudian, posting-an tersebut dihapus.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan akan menyelidiki kasus tersebut secara serius.(mirror.co.uk)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved