Orang Tua Murid SD I Barangdasi Protes Disuruh Bayar Biaya Pagar Sekolah
Diminta uang Rp 170 ribu kepada 170 murid.
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Orang tua murid SDN 5 Barandasi I Kecamatan Lau, Maros keberatan dengan pungutan pembangunan pagar sekolah.
Salah seorang orang tua Murid NJ mengaku keberatan dengan dimintainya uang Rp 170 ribu kepada 170 murid.
Menurutnya, pembangunan pagar sekolah itu tidak ada kaitannya dengan murid, namun harus difasilitasi orang pemerintah sebagai penanggungjawab pendidikan.
"Kenapa pembangunan pagar dibebankan kepada kami. Seharusnya kan pemerintah yang harus memperbaikinya. Apalagi sekolah itu fasilitas negara," katanya, Selasa (6/10/2015).
NJ melanjutkan, uang Rp 170 ribu per murid itu, rencananya juga akan dipergunakan untuk mengganti pintu kamar mandi.
"Infornasi yang saya dapat, ongkos pembangunan pagar itu Rp 30 juta. Lebihnya digunakan untuk perbaikan pintu kamar mandi," katanya.
Sementara, Ketua Komite SDN 5 Barandasi I, Firman mengatakan, hal tersebut berdasarkan hasil kesepakatannya dengan orang tua murid tiga pekan lalu.
"Tiga minggu lalu kami mengundang semua orang tua siswa namun yang hadir hanya sekitar 80 orang saja. Semua yang hadir itu sudah sepakat," katanya.
Rapat tersebut merupakan inisiatif kepala sekolah, karena anggaran perbaikan pagar itu tiga tahun lalu sudah diusulkan ke Diknas, Musrembang dan BOS, namun tidak pernah ditanggapi.
"Hal inilah yang mendasari kami untuk rapat dan meminta bantuan orang tua siswa. Kan murid kita, yang bebas keluar masuk sekolah jika pagarnya rusak," katanya. (*)