Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Fenomena Lubang Hitam di Luar Angkasa, Apapun Disedot, Ini Kata Al-Qur'an

Saking kuatnya, cahaya pun tidak bisa menghindar dari sedotan.

Editor: Ilham Mangenre
harunyahya/hasanalbana/net
Black hole di luar angkasa 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM- Fenomena kumpulan bintang membentuk lubang hitam atau black hole di luar angkasa ternyata sudah disebutkan al-Qur'an. Namun menurut ulama, tidak banyak orang yang mengerti.

Lubang hitam itu diakui ilmuwan mampu menyedot dan menyapu semua benda langit di sekitarnya

Lubang hitam bisa dibilang penemuan paling fenomenal di abad 20 di bidang astronomi.

Sebelumnya, tak seorang ilmuwan yang pernah membayangkan bahwa di langit ada sejumlah bintang yang tampak mengerikan apalagi bintang itu memang tidak terlihat.

Black holes atau lubang hitam seperti definisi ilmuwan NASA adalah medan gravitasi sangat kuat. Akibatnya, benda-benda langit tersedot dengan intensitas tinggi tanpa terkecuali.

Saking kuatnya, cahaya pun tidak bisa menghindar dari sedotan. Black hole terbentuk ketika sebuah bintang besar mulai habis usianya akibat kehabisan energi dan bahan bakar.

Meski tidak terlihat, black hole memiliki magnet tingkat tinggi.

Fakta dan Angka

Mengenai bobotnya, Black Hole seberat bumi itu diameternya kurang dari satu sentimeter saja! Dan Black Hole seberat matahari itu diamenternya hanya 3 km. Subhanallah!

Black Hole ukuran sedang itu beratnya 10.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 kilogram, atau 10 pangkat 31, dengan diameter 30 km saja.

Ada banyak Black Hole di pusat galaksi kita dan galaksi-galaksi lain, dan satunya memiliki berat jutaan kali berat matahari. Diperkirakan jumlah black hole di alam raya ini jutaan bahkan ribuan juta.

Bagaimana Ilmuan Melihat Benda ini?

Bagaimana ia bisa dilihat sedangkan ia tidak mengeluarkan pancaran cahaya? Muncul pemikiran dari seorang peneliti bahwa Black Hole itu memiliki ukuran tertentu, dan ia berjalan di ruang angkasa.

Ia pasti akan lewat di depan sebuah bintang sehingga cahayanya tertutup dari kita, seperti kejadian gerhana matahari.

Setelah ide itu dilaksanakan dan terbukti benar, maka para ilmuwan sepakat bahwa cahaya bintang tersebut tertutup karena lewatnya Black Hole, sehingga mengakibatkan tertutupnya pancaran cahaya yang bersumber dari bintang tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved