Baca Ceritanya, Pejabat Ini Gangguan Jiwa Usai Dicopot Ahok
"Karena tunjangan itu hilang, praktis mereka kelimpungan membayar cicilan ..."
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Sejak menjabat Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama alias Ahok telah berulang kali merombak pejabat eselon.
Dari perombokan itu, ada pegawai negeri sipil mendadak kehilangan jabatan atau kembali sebagai staf biasa. Padahal, dia telah lama menduduki jabatan itu dan merasa nyaman karena fasilitas diterimanya.
Mantan anggota DPR RI itu punya alasan mencopot, misalnya karena terindikasi melakukan korupsi atau kesalahan fatal lainnya.
Terkait dengan itu, berikut ini sebuah cerita pegawai Pemprov DKI yang depresi usai dicopot suami Veronica Tan itu. [Baca juga "Tahu Punya Gubernur Kayak Gini Aku Nyesal Gak Jadi Penduduk DKI"]
Cerita tersebut di-posting pada fans page Facebook "Gebrakan Ahok", Jumat (25/9/2015).
Baca selengkapnya:
Gara-gara Ahok Pejabat DKI Banyak yang Depresi
Sejumlah pria berseragam Korpri duduk-duduk di sebuah bangku panjang di kantin kecil di kompleks perkantoran Pemprov DKI Jakarta dua pekan lalu.
Sambil menyeruput kopi dan teh, mereka membicarakan salah seorang rekannya yang harus berkonsultasi dengan psikiater lantaran mengalami stres.
Rekan mereka adalah pejabat yang menduduki posisi strategis di sebuah dinas di lingkungan Pemprov DKI. Namun, tiba-tiba dicopot dan distafkan oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Akibatnya, sang pejabat pun mengalami depresi. "Sekarang dia harus konsultasi ke psikolog karena terganggu jiwanya," ucap salah seorang pria diantara mereka.
Selain depresi karena luapan kemarahan, tekanan dan perasaan ingin melawan yang tak tersalurkan, mereka juga depresi karena fasilitas yang selama ini diterima mendadak hilang.
Para pejabat DKI yang biasa dimanja dengan tunjangan puluhan juta rupiah itu tiba-tiba kehilangan fasilitas itu.
"Padahal kan ada yang sedang kredit mobil, rumah, dan sebagainya. Karena tunjangan itu hilang, praktis mereka kelimpungan membayar cicilan kredit," kata seuah sumber di Pemprov DKI.
Kekesalan dan kekecewaan pejabat yang distafkan juga karena mereka merasa telah berprestasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ahok2.jpg)