Sidang Promosi Doktor Basra
Rendahnya Derajat Kesehatan Pengaruhi Produktivitas Kerja
Rendahnya derajat kesehatan masyarakat di Sidrap disebabkan beberapa faktor, salah satunya karena biaya layanan kesehatan yang masih tinggi.
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Mutmainnah
Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Derajat kesehatan masyarakat saat ini masih terbilang rendah, termasuk di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
Rendahnya derajat kesehatan masyarakat di Sidrap disebabkan beberapa faktor, salah satunya karena biaya layanan kesehatan yang masih tinggi.
Hal tersebut dipaparkan Kepala Puskesmas Empagae, Kabupaten Sidrap, Basra saat mempertahankan disertasinya untuk meraih gelar doktor dalam bidang Administrasi Publik, Program Pascasarjana (PPs) UNM, Rabu (2/9/2015).
Dalam sidang promosi doktor yang dipimpin Asisten Direktur bidang sarana dan prasarana, Prof Dr Andi Ikhsan ini, Basra menjelaskan disertasinya berjudul "Responsivitas Birokrasi Dalam Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesahatan Gratis di Kabupaten Sidrap".
"Derajat kesehatan yang masih rendah tersebut berpengaruh terhadap rendahnya produktivitas kerja yang akhirnya menjadi beban masyarakat dan pemerintah,"jelasnya
Dalam ringkasan desertasinya Basra menyebutkan salah satu tujuan dari penelitiannya adalah untuk menganalisis penerapan prinsip resposivitas aparat birokrasi dalam mengimplementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis.
Usai mempresentasikan serta menjawab berbagai pertanyaan dari para penguji baik internal maupun eksternal, Basra dinyatakan berhak menyandang gelar doktor bidang Administrasi Publik. Ia menjadi doktor ke 375 PPs UNM. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/doktor-basra_20150902_180902.jpg)