Meme Pangdam Peluk Kapolda Sulsel Beredar di Media Sosial Makassar
Terlihat Pangdam asal Jawa Tengah ini, memeluk kapolda dan menyandarkan kepalanya di pundak kapolda asal Madura, Jawa Timur itu.
Penulis: Hajrah | Editor: Thamzil Thahir
Makassar, TRIBUN -- Media sosial punya cara khas menyampaikan pendapat, harapan, dan kritikan.
Meme atau pesan bergambar yang dibubuhi penggalan tulisan pendek termasuk yang paling banyak dishare.
Contohnya, meme Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar yang memeluk Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Setiadji.
Gaya dua jenderal bintang dua ini, amat jarang dan nyaris berbanding terbalik dengan karakter aparat yang garang, tegas dan berwibawa.
Terlihat Pangdam asal Jawa Tengah ini, memeluk kapolda dan menyandarkan kepalanya di pundak kapolda asal Madura, Jawa Timur itu.
Muka pangdam terlihat senyam-senyum. Sedangkan kapolda senyum yang tertahan.
"Cinta Itu... Tidak Memandang Kesatuan" demikian tulisan di meme yang menggunakan medium foto olahan sebagai materi dasar.
Sepintas meme itu terlihat laiknya foto original.
Sekadar diketahui, sejak 3 Juli 2015 lalu, muncul ketegangan di kalangan aparat di Sulsel.
Dua insiden pengeroyokan terpisah mengakibatkan terbunuhnya dua aparat. Satu dari Polri, Brigpol Irvan Uddin dan satu dari Kostrad TNI Pratu Arpin.
Dua kasus yang terjadi berselang sepekan ini sama-sama menelan korban asal Gowa dan kejadiannya di kecamatan yang sama di Gowa, Somba Opu.
Meski belum ada rilis resmi dari TNI dan Polda atas motif dan pelaku kasus ini, namun KontraS dan Kompolnas, menilai dua kasus ini adalah dua fakta kasus yang masih satu rangkaian, serentet dan saling terkait.
Sejak kasus ini diselidiki tim dari Mabes Polri, Kapolda Sulsel dan Pangdam setidaknya sudah dua tiga kali bertemu dalam dua hari terakhir.
Setidaknya ketiga pertemuan itulah yang terungkap ke publik.
Pertemuan pertama di Pelabuhan Makassar, Sabtu (11/7/2015) sore. Lalu, Minggu (12/7) malam di depan Rujab Pangdam di Jl Sungai Tangka. Pertemuan ini, dihadiri seratusan perwira TNI Polri, lalu dilanjutkan dengan apel dan patroli bersama anggota TNI dan Polri di empat titik rawan di makassar dan Gowa.
Lalu pertemuan ketiga digelar di Markas Brigif Linud 3 Kostrad Kariango, Maros, Senin (13/7/2015).
Pertemuan ini tertutup untuk pers dan dihadiri dari kesatuan elite TNI Kostrad dan kesatuan elite Polri Brimob Polda Sulsel.
Selasa (14/7) Sore ini, dua kesatuan ini TNI-Polri kembali akan menggelar apel dan buka puasa bersama di Lapangan Karebosi, Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/meme_kapolda_pangdam_wirabuana_20150715_021011.jpg)