Wisata Sulsel

Kafe Carlos di Parepare, Tongkrongan Wajib Bagi Pelancong

Pelancong bisa sekalian shopping jika ada barang yang klop di hati.

Kafe Carlos di Parepare, Tongkrongan Wajib Bagi Pelancong
TRIBUN TIMUR/MUTMAINNAH
Cofee D Carlos, di jantung kota Parepare, Jl Bau Massepe No 175. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muthmainnah Amri

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Ini dia tongkrongan wajib yang mesti dikunjungi ketika melancong ke Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Sekitar 153 kilometer dari Kota Makassar, Parepare terletak di sebuah teluk yang menghadap ke Selat Makassar.

D'Carlos Kafe, yang lazim disebut Carlos. Carlos berada di jantung kota Parepare, Jl Bau Massepe No 175. Sangat mudah didapati di deretan rumah toko yang banyak di Parepare.

Carlos berlantai tiga. Di lantai satu, pemiliknya menjual kelengkapan fashion. Mulai dari kacamata, pashmina, busana muslim, kemeja laki laki, tas merk dunia, dan masih banyak lagi. Sehingga pelancong bisa sekalian shopping jika ada barang yang klop di hati.

Namun lantai satu cenderung sepi saat Tribun bertandang. Hanya beberapa pengunjung saja yang melihat lihat. Mungkin karena belum waktunya membeli baju lebaran saat bulan Ramadan 1436 Hijriah ini.

Keramaian pun mulai nampak saat menaiki anak tangga. Suara riuh dan obrolan pengunjung bersahut sahutan semakin jelas. Di lantai dua berjejal pengunjung. Mayoritas muslim yang berbuka puasa. Ada yang masih memakai alat salat sambil makan.

Inilah keramaian Carlos yang sebenarnya. Aneka menu khas Sulsel tersedia disini. Lidah tak akan penasaran lagi. Mau ikan, ayam, daging, aneka kue tradisional dan modern, aneka juice dan es buah semua ada.

Pengelola Carlos serius membuat pengunjung betah. Dengan memajang kursi yang nyaman, meja yang luas, desain interior yang mengarah ke restoran mewah. Pengelola juga menyediakan fasilitas free wifi bagi pelancong yang siapa tahu pengen eksis.

Belum lagi pelayan Carlos yang banyak. Pengunjung tak akan kesulitan mencari pelayan karena mereka ditandai dengan satu warna seragam. Saat itu, dari kasir sampai pelayan kompak memakai jilbab warna kuning. Mereka juga ramah dan cantik cantik. Di meja, tersedia buah kurma gratis sebagai cemilan.

Bagi pengunjung yang ingin memilih sendiri menu, tersedia meja prasmanan. Di meja ini ada kurang lebih 20 lauk yang bisa dipilih sendiri. Harga prasmanan mulai dari Rp 5 ribu, paling mahal Rp 30 ribu.

Bagi pengunjung yang merokok, tersedia space di teras. Space disini tak kalah nyaman dengan yang di dalam ruangan. (*)

Penulis: Mutmainnah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved