Kisah Tragis Angeline

Ada Makhluk Halus dalam Pembunuhan Angeline

Dia bersama beberapa anggota polisi melakukan ritual jagung yang dibakar dan telur diguling hingga pukul 04.00 dini hari.

KOMPAS.COM
Angeline 

DENPASAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Setelah polisi mengangkat jenazah Angeline (8), polisi juga menemukan sebuah rajah dalam bungkusan di bawah bantal milik ibu angkat Angeline, Margareta.

Salah satu "orang pintar" yang membantu anggota kepolisian, Nyoman Marina mengatakan, malam sebelum Angeline ditemukan, dia bersama beberapa anggota polisi melakukan ritual jagung yang dibakar dan telur diguling hingga pukul 04.00 dini hari.

"Dalam penerawangan itu, makhluk halus yang 'pegang' Angeline meminta saya harus menerima kondisi Angeline dalam keadaan hidup atau mati," kata Marina, Rabu (10/6/2015).

Ia mengatakan, mahkluk halus tersebut diduga merupakan suruhan dari pelaku untuk membantu menghilangkan kasus tersebut.

Ia mengatakan, rajah yang ditemukan anggota kepolisian di kamar Margareta belum sempat dilihatnya. Namun, rajah itu bisa digunakan untuk menutupi suatu kasus agar tidak dicurigai oleh orang lain.

Ia mengatakan, jika tidak dibantu mahkluk halus bisa dipastikan jasad Angeline dapat ditemukan sejak awal. Namun, adanya perlindungan makhluk halus, sehingga memubutuhkan waktu yang lama untuk mencari keberadaan Angeline. "Saya duga pelaku meminta bantuan makhluk halus," imbuh Marina.

Seperti diketahui, rajah adalah suratan, bisa berupa gambar atau tanda yang dipakai sebagai jimat untuk menolak penyakit atau bala.

"Tadi juga ditemukan sebuah rajah, ditemukan di bawah bantal milik ibunya Angeline. Rajah tersebut berupa bungkusan yang di dalamnya ada foto Angeline," kata Kapolresta Denpasar Kombes Anak Agung Made Sudana, di Denpasar, Bali, Rabu (10/6/2015).

Kapolresta juga menyampaikan bahwa di tubuh jenazah Angeline tidak ada luka. Hanya terdapat boneka dan bocah itu mengenakan baju abu-abu. Di tubuh Angeline, ditemukan bekas jeratan di leher, tetapi bukan berupa cekikan.

"Tidak ada luka-luka atau lebam. Jenazahnya utuh, tidak ada darah, tetapi ada bekas jeratan di lehernya," kata Kapolresta.

Angeline, yang ditemukan terkubur dalam posisi tertekuk di dekat kandang ayam ini, dilaporkan hilang oleh ibu angkatnya pada 16 Mei 2015 lalu. Kepolisian masih belum memberikan keterangan lebih jauh terkait penemuan ini.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved