UIM Rancang Kampung Bahasa Inggris di Maros
UIM Al Gazali melakukan terobosan baru dalam bentuk perkampungan bahasa Inggris yang dipusatkan di Desa Kalabbirang Kecamatan Bantimurung, Maros.
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Mutmainnah
Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Universitas Islam Makassar (UIM) Al Gazali melakukan terobosan baru dalam bentuk perkampungan bahasa Inggris yang dipusatkan di Desa Kalabbirang Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.
Perkampungan bahasa tersebut dirancang atas kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIM dan Dirjen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (DITLITABMAS DIKTI).
“UIM sebagai bagian dari masyarakat Sulsel sekaligus sebagai perguruan tinggi yang ikut bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, maka kehadiran kampung bahasa ini tentu saja merupakan wujud dari tanggung jawab itu,”kata Rektor UIM, Dr Ir Majdah M Zain MS seperti dikutip dalam rilis yang diterima Tribun saat meresmikan perkampungan Bahasa Inggris tersebut, Rabu (6/5/2015)
Peresmian tersebut juga dihadiri Camat Bantimurung Muh Rusdi, Pembantu Rektor I UIM, Dr Ir Musdalifah Mahmud MSi, Pembantu Rektor II UIM, Ir Saripuddin Muddin MT dan Ketua LP2M UIM, Dr Darmawan.
Majdah menjelaskan, latar belakang dibentuknya kampung bahasa di Bantimurung, dilatari pertimbangan, Kabupaten Maros sebagai daerah wisata yang terkenal dengan potensi wisata di Bantimurung.
Oleh karena itu, masyarakat sekitar Bantimurung harus mampu melayani seluruh wisatawan. Termasuk wisatawan mancanegara. Sehingga, membutuhkan kecakapan dalam berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/uim_20150506_180624.jpg)