Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Kendala Kembangkan Pelayaran Rakyat

Hal tersebut berdasarkan kajian tim Pelayaran Rakyar Unha

Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ANITA WARDANA
Ketua Pelayaran Rakyat Unhas, Prof Dr Ir Budimawan DEA saat ditemui di Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) Unhas, Selasa (31/1/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita Wardana

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Ketua Pelayaran Rakyat (Pelra) Unhas, Prof Dr Ir Budimawan DEA mengatakan untuk mengembangkan pelayaran rakyat ini terdapat empat kendala, yaitu muatan barang, kepelabuhanan, kapal, dan regulasi.

Hal tersebut berdasarkan kajian tim Pelayaran Rakyar Unhas. Tim pelayaran rakyat Unhas terdiri dari sejumlah dosen dari berbagai fakultas di Unhas.

Menurut Prof Budimawan, terkait kendala dalam aspek kepelabuhan, hal yang perlu mendapat perhatian yakni sarana-sarana pendukung pelabuhan seperti tempat bongkar muat barang.

"Masalah kapal berkaitan pemenuhan standar kelayakan kapal. Ini menjadi salah satu masalah karena banyak kapal yang belum tersertifikasi menurut peraturan internasional,"jelasnya, Selasa (31/3/2015)

Sedangkan, masalah regulasi, Ketua Puslitbang Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (LP2K) Unhas ini berkaitan dengan kebijakan-kebijakan keselamatan maupun mengakses permodalan. Pasalnya, dengan kapal yang tidak tersertifikasi, pemilik kapal kesulitan mendapatkan bantuan kredit dari bank.

"Ini kan masalah umumnya, maka dari itu tim Pelra Unhas akan mengadakan Focus Group Discussion di sejumlah daerah untuk memetakan masalah pengembangan Pelra ini," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved