Ini Kendala Kembangkan Pelayaran Rakyat
Hal tersebut berdasarkan kajian tim Pelayaran Rakyar Unha
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita Wardana
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Ketua Pelayaran Rakyat (Pelra) Unhas, Prof Dr Ir Budimawan DEA mengatakan untuk mengembangkan pelayaran rakyat ini terdapat empat kendala, yaitu muatan barang, kepelabuhanan, kapal, dan regulasi.
Hal tersebut berdasarkan kajian tim Pelayaran Rakyar Unhas. Tim pelayaran rakyat Unhas terdiri dari sejumlah dosen dari berbagai fakultas di Unhas.
Menurut Prof Budimawan, terkait kendala dalam aspek kepelabuhan, hal yang perlu mendapat perhatian yakni sarana-sarana pendukung pelabuhan seperti tempat bongkar muat barang.
"Masalah kapal berkaitan pemenuhan standar kelayakan kapal. Ini menjadi salah satu masalah karena banyak kapal yang belum tersertifikasi menurut peraturan internasional,"jelasnya, Selasa (31/3/2015)
Sedangkan, masalah regulasi, Ketua Puslitbang Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (LP2K) Unhas ini berkaitan dengan kebijakan-kebijakan keselamatan maupun mengakses permodalan. Pasalnya, dengan kapal yang tidak tersertifikasi, pemilik kapal kesulitan mendapatkan bantuan kredit dari bank.
"Ini kan masalah umumnya, maka dari itu tim Pelra Unhas akan mengadakan Focus Group Discussion di sejumlah daerah untuk memetakan masalah pengembangan Pelra ini," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/budimawan1.jpg)