Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diminta Orasi, Abraham Samad Baca Puisi

Begitu Abraham Duduk di kursi panggung samping Alwy Rachman, pemandu acara, Asram Jaya, langsung mempersilahkan Asmin Amin membaca puisi

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Ina Maharani
darul
Masyarakat Anti Korupsi (MARS) Sulsel kampanyekan Lawan Korupsi lewat Festival Anti Korupsi di Benteng Rotterdam, Makassar dini hari tadi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Masyarakat Anti Korupsi (MARS) Sulsel kampanyekan Lawan Korupsi lewat Festival Anti Korupsi di Benteng Rotterdam, Makassar dini hari tadi

Begitu Abraham duduk di kursi panggung samping Alwy Rachman, pemandu acara, Asram Jaya, langsung mempersilahkan Asmin Amin membaca puisi dan testimoni.

"Siri' na pace' rewako Abraham, biar kau tahu, koruptor hidup dari keringat petani di sawah, koruptor hidup dari darah sang nelayan," kata Asmin, setengah berteriak.

Prof Qasim yang datang agak terlambat, juga dipersilahkan, saat berjalan menuju panggung, Prof Qasim memencet tombol telepon genggamnya lalu membuka kaca mata.

"Saya berdiri membuka kaca mata dan melihat lautan anak muda dan saya melihat masa depan yang gelap, karena memang masa depan anak muda yang gelap ada kaitannya dengan korupsi," kata Qasim.

Sejenak dia mengintip layar telepon seluler lalu berkata lantang, "Teriak koruptor, alhamdulillah kedua singa KPK sudah dipecat, kedua singa itu adalah Abraham Samad dan Bambang Widjojanto."

Alwy Racman bangga melihat lautan anak muda Makassar dalam festival anti korupsi.

"Saya melihat betapa hebatnya acara yang menghadirkan begitu banyak pemuda yang cinta KPK," kata Alwy.

Dadang Trisasongko yang juga hadir, diberi kesempatan testimoni, dia berterima kasih karena bisa hadir ditengah-tengah pemuda Makassar yang sangat antusias memberantas korupsi.

"Saya menyesal karna tidak dilahirkan di Makassar, pemuda disini sangat berani, sangat sensitif dengan isu-isu ketidakadilan," kata Dadang yang juga Ketua Kampanye Anti Korupsi KPK, sekaligus pengacara Bambang Widjojanto.

Abraham yang kemudian didaulat berorasi, menampik Asram. Dia lebih memilih membaca puisi.

"Saya minta maaf karena tidak bisa memberikan testimoni, saya hanya bisa mempersembahkan sebuah puisi," kata Abraham dengan tersenyum.

Festival Anti Korupsi dimeriahkan oleh Robie Navicula, Simponi Band, Komunitas Juru Parkir Makassar, dan Komunitas Pemusik Jalanan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved