CITIZEN REPORTER
Unismuh Makassar Akan Terima Visiting Profesor dari UTM
Visiting Professor tersebut adalah Prof Dr Mohd Najib bin Abdul Ghafar.
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Suryana Anas
Citizen Reporter, Erwin Akib Director Internasional Office Unismuh melaporkan dari Malaysia
TRIBUN-TIMUR.COM -Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar akan menghadirkan visiting Profesor dari Universiti Teknologi Malaysia. Visiting Professor tersebut adalah Prof Dr Mohd Najib bin Abdul Ghafar.
Prof. Najib merupakan Profesor dalam bidang Pendidikan tinggi dan juga Ahli dalam bidang Pengukuran dan Evaluasi Pendidikan. Beliau adalah lulusan dari University of Surrey, Guildford, United Kingdom. Professor Najib secara aktif terlibat dalam beberapa project penelitian yang didanai oleh:Research and Development Unit/ RMC, UTM, MOSTI and MOHE.
Ia Juga sebagai konsultan pada beberapa projek penelitian Mahasiswa dan juga telah meluluskan banyak Doktor dalam bidang pendidikan. Yang paling utama bahwa Prof Najib merupakan editor/reviewer pada beberapa journal international yang terindex Scopus
Kehadiran Prof. Najib ke Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai visiting Profesor akan memberikan workshop tentang teknik penulisan jurnal international yang terindex Scopus.
Menurut Dekan FKIP Unismuh, Dr Andi Sukri Syamsuri bahwa kehadiran Prof Najib akan sangat membantu bagi para dosen di Unismuh Makassar khususnya dan juga bagi dosen-dosen yang tergabung dalam ALPTKSI Wilayah IX Sulawesi, dalam membuat dan menyusun tulisan untuk bisa diterbitkan dalam jurnal international yang terindex Scopus, seperti yang diinginkan oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi RI.
Lebih lanjut Dekan menyampaikan bahwa, kegiatan Workshop yang akan difasilitasi langsung oleh Prof Najib dan dibantu oleh Dr. Zainudin bin Hassan, akan dilaksanakan selama 2 hari di Mini Hall FKIP Unismuh.
Kegiatan ini nantinya akan diikuti oleh sekitar 30 orang Dosen khususnya mereka yang telah berkualifikasi Doktor,dan juga para peserta workshop diwajibkan untuk membawa paper yang akan diterbitkan.
Sehingga dalam proses pelaksanaan Workshop tidak akan mengambil waktu yang banyak untuk hanya sekedar menulis tapi bisa secara langsung di tunjukkan teknik dan strategi tulisan yang baik yang tentunya diinginkan oleh Journal International itu. (*)