Rumah Abraham Samad Tertutup, Tetangga: Ibu Ada Tapi Sakit
Tidak ada aktivitas sama sekali di rumah yang telah dicat warna cokelat dan kuning itu,
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
MAKASSAR, TRIBUNTIMUR.COM - Keluarga besar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad nampak tertutup setelah Abraham Samad ditetapkan tersangka oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan.
Begitupun dengan kakak kandung Abraham Samad, yang juga Kadis Damkar Kota Makassar, yakni Imran Samad, saat dikonfirmasi, kemarin, Senin (17/2/2015), mengatakan menyerahkan semua kepengacara keluarganya.
"Saya no comment dik," ujarnya.
Pantauan Tribun-timur.com Selasa (18/2/2015), di kediaman pribadi ibunda Abraham Samad yang terletak di Jl Cendrawasih no 61 C, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Makassar, pagar dan pintu rumahnya terlihat tertutup rapat.
Tidak ada aktivitas sama sekali di rumah yang telah dicat warna cokelat dan kuning itu, baik suara televisi ataupun orang melakukan aktivitas didalam rumah.
Jendela kaca yang ditutupi gorden berwarna putih dibalik rumah itu juga tertutup rapat.
Sedangkan diruang bagasi mobil dirumah yang berukuran type 46 tersebut, terlihat sebuah 1 sepeda motor bebek ditutupi handuk, dan 1 sepeda kecil.
Di sudut pekarangan rumah ibunda Abraham Samad tersebut, juga terlihat sebuah pohon jambu, yang nampak sudah gersang dan tak terurus lagi, bahkan sejumlah dedaunan juga terlihat mengotori pekarangan rumah orangtua kandung dari Ketua KPK yang sedang tersandung masalah hukum itu.
Rumah tempat Abraham Samad menghabiskan masa-mas kecilnya ini, berada disalah satu lorong tepat di samping SMA Katolik Jl Cendrawasih Makassar, sekitar 20 meter dari jalan raya.
Berjejer rumah disekeliling rumah ibunda Abraham Samad, juga terlihat sepi. Dimana penduduk dilorong ini diketahui adalah pekerja kantoran.
Salah satu wanita parubaya yang ditemui Tribun-timur.com mengatakan jika rumah Ibu Abraham Samad terlihat sepi, dan sering tertutup akhir-akhir ini.
"Adaji kayaknya didalam itu nak,tapi mungkin ibunya mami Abraham yang ada didalam sama pembantunya,"ujarnya.
Ibu yang belum diketahui identitasnya itu, terlihat canggung saat ditanya mengenai seputaran Abraham Samad, bahkan dia memilih meninggalkan Tribun saat sedang wewancara.
Namun sebelum masuk kerumahnya, ia mengatakan bahwa jangan diganggu dulu atau ditemui ibu Abraham, karena ia mendengar kalau ibu Abraham sedang sakit.
"Adaji itu di dalam, tapi dia sakit kasihan, janganmi dulu diganggu,"jelasnya sembari masuk kedalam rumahnya.
Setelah kembalo mendapat keterangan dari ibu tersebut, Tribun kembali mencoba untuk masuk ke rumah ibunda Abraham Samad dengan bersalam dan ketukan dipagar namun tak jua satu orang membuka pintu rumah. (*)