Pilrek UIN Alauddin
Prof Qasim Imbau Pgs Rektor UIN Lakukan Rekonsiliasi
"Jika tidak, persoalan ini akan berlarut-larut dan menjadi preseden buruk bagi UIN Alauddin," kata Qasim
Penulis: Hasrul | Editor: Suryana Anas
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof Qasim Mathar angkat bicara terkait kisruh pemilihan Rektor UIN alauddin periode 2015-2020. Ia menaggapi soal pengganti sementara (pgs)Rektor UIN yang ditunjuk oleh Kementrian Agama beberapa waktu lalu.
Guru Besar Filsafat UIN tersebut mengimbau agar pengganti sementara Rektor UIN Alauddin Prof Dr H Ahmad Thib Raya MA, memperlihatkan langkah kongkrit melakukan rekonsiliasi antara dua kubu di kampus UIN Alauddin. Rekonsiliasi itu harus diwujudkan oleh pengganti sementara Rektor UIN Alauddin.
"Jika tidak, persoalan ini akan berlarut-larut dan menjadi preseden buruk bagi UIN Alauddin," kata Qasim, usai menghadiri diskusi Forum Dosen di kantor Tribun, Rabu (28/1).
BERITA SELENGKAPNYA, SILAKAN BACA TRIBUN-TIMUR EDISI CETAK, KAMIS 29 JANUARI 2015