Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Public Service

Di SMAN 19 Makassar, Siswa Tidak Menyumbang Diancam

Apabila ada murid tidak bisa menyumbang itu tidak menjadi masalah.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Imam Wahyudi
Pelajar SMP 2 Bungoro saat berkunjung ke redaksi Tribun Timur, Sabtu (29/11). Mereka belajar tentang jurnalistik di Tribun. 

+628129775xxxx
Yth. Bpk walikota/kadis kota mks, Kenapa kalo presiden, menteri dn gub yg ngomong tdk adami susahx org tua murid utk menyekolahkan anak2x tetapi nyatax di SMA 19 MKS ada pungutan berdalih sumbangan sukarela, byr bisa perbulan, pertriwulan, persemester yg besarx dtentukan. Anehx org tua murid tdk perna diajak bicara at rapat utk membicarakan hal tersebut dn ada ancamanx. Murid yg tdk membayar tidak bisa ikut ulangan at ujian. Apakah ini kebijakan bpk ? Mhn jawaban agar kami para orang tua tdk bingung sekedar info bahwa sdh banyak murid yg mbayar karna takut tdk bisa ikut ujian. Kami berharap bpk berkenan menindaklanjuti laporan kami ini.

Jawaban Kadis Pendidikan Makassar, Mahmud BM.

Kami jelaskan kepada orangtua murid bahwa sumbangan sukarela tidak ditetapkan nominalnya dan tidak diwajibkan. Siapa saja yang ingin menyumbang, sekolah harus terima dan dananya untuk perbaikan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Meski siswa kurang mampu namun kalau niatnya tulus menyumbang kami mengapresiasi.

Apabila ada murid tidak bisa menyumbang itu tidak menjadi masalah. Selain itu, murid yang merasa tidak mampu kiranya memperlihatkan surat keterangan tidak mampu dari lurah setempat untuk diberi beasiswa oleh dinas pendidikan melalui sekolah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved