Bentrok UMI
Anggota DPR RI: Polisi Langgar HAM Serang Kampus UMI
Menurut Akmal, apa yang dilakukan polisi itu melanggar hak asasi manusia (HAM) dan tidak sesuai dengan budaya masyarakat Bugis-Makassar.
Penulis: Ilham Arsyam | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM - DPW PKS Sulsel menyayangkan cara-cara polisi menangani demonstrasi mahasiswa di kampus UMI, Kamis (27/11/2014). Ketua PKS Sulsel, Akmal Pasluddin, mengatakan bentrokan polisi dan mahasiswa yang menimbulkan korban jiwa itu, takkan terjadi jika aparat kepolisian tidak bertindak represif.
"Kami mengecam cara-cara polisi yang bahkan masuk ke masjid kampus yang merupakan daerah suci," kata legislator DPR RI ini, Jumat (28/11/2014).
Menurut Akmal, apa yang dilakukan polisi itu melanggar hak asasi manusia (HAM) dan tidak sesuai dengan budaya masyarakat Bugis-Makassar.
"Kami akan meminta investigasi yang menyeluruh terhadap masalah ini supaya tidak terulang lagi. Kami juga akan meminta Komisi III DPR-RI untuk ikut menginvestigasi dan memanggil Kapolri guna memberikan penjelasan," kata Akmal.