HUT RI ke 69
Keturunan Raja Pongtiku Dipanggil Ibu Gubernur Saat Upacara HUT RI
Cicit dari anak tunggal Pongtiku Soma' Pongrante, Ida loboa A Tiranda,
Penulis: Ansar | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69, yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus. Peringatan tersebuut untuk mengenang jasa-jasa para pejuang yang dmempertahankan kedaulatan NKRI.
Salah satu pejuang nasional yang berasal dari Tana Toraja, Pongtiku, seperti yang diungkapkan oleh salah keturunan dari Pongtiku Soma' Pongrante, Ida loboa A Tiranda, saat ditemui di rumahnya Jl Mongisidi Lama no 26 B, Kamis (14/8/2014) mengatakan bahwa setiap tahunnya pemerintah melalui Dinas Sosial dan kerja sama dengan Dharma Wanita Sulsel mengadakan kunjungan kekeluarga besar pahlawan Nasional sebagai wujud rasa patriotisme terhadap pahlawan Nasional.
"Biasanya ibu Gubernur juga yang datang dan mengundang langsung untuk mengikuti upacara HUT RI, ada 10 keluarga besar pahlawan nasional di sulsel yang juga sering diundang menghadiri upacara penaikan bendera. kami berterima kasih kepada pemerintah, yang setiap tahunnya mengadenkan datang ke rumah kami," ujar Ida.
Cicit dari anak tunggal Pongtiku Soma' Pongrante, Ida loboa A Tiranda, mengungkapkan nama asli dari Pongtiku yakni Matasak yang diberikan kepadanya dari orang tuanya sejak lahir. Karena dianggap berprestasi untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda, Pongtiku diberi gelar oleh kerajaan bugis dengan sebutan Ne' Baso'.