Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Caleg 9 Istri ke Parlemen

Bagi Dua Istri, Puang Cambang Juga Sosialisasi Caleg Lain

Istri ketujuh Puang Cambang, Andi Normala, mendapat tugas khusus dari suaminya

Tayang:
Editor: Ilham Mangenre

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Potensi Puang Cambang dalam pemilu legislatif memang melimpah. Sembilan istrinya saja sudah menjadi kekuatan "pasukan" luar biasa bagi pria bernama asli Andi Akbar Singke ini.

Dalam pemilu lalu, Puang Cambang tidak mewajibkan semua istri untuk mengampanyekan. Sejumlah istrinya malah diminta untuk menyosialisasikan caleg nomor urut 1 dari Partai Demokrat di Dapil Sulsel 8 (Soppeng, Wajo), Selle KS Dalle.

Padahal Selle nyata-nyata adalah rival Puang Cambang yang maccaleg di dapil yang sama dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), juga nomor urut 1.

Istri ketujuh Puang Cambang, Andi Normala, mendapat tugas khusus dari suaminya untuk kampanyekan Selle. Kebetulah Normala adalah kepala desa di salah satu desa di Soppeng.

Cara Puang Cambang meyakinkan istrinya untuk mendukung Selle juga sangat "romantis".
"Doakan Selle supaya duduk. Saya mau Selle duduk sama saya di DPRD Sulsel. Kalau Selle ada, dia akan jaga saya. Kalau saya ke mana-mana, kamu tidak perlu takut kalau ada Selle temanika, saya tidak mungkin macam-macam," kata Puang Cambang ke Normala.

Caleg Partai Demokrat untuk DPRD Soppeng, Hasyim, mengatakan, mengaku lebih sering mendengar Puang Cambang sosialisasikan Selle dibanding dirinya.

Bahkan, saat menjelang pencoblosan, Puang Cambang masih sempat keliling desa menemui pendukungnya. Di depan pendukungnya, Puang Cambang berteriak,"Eh, aja'na naiyya mupileh maneng, arettoih Selle (Eh, jangan kalian pilih saya semua, pilih juga Selle)."

Menjelang kampanye akbar Demokrat di Soppeng, Ketua Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin dan Selle mengajak Puang Cambang ngopi di salah satu warkop di Watansoppeng.

"Selle harus duduk sama saya. Pokoknya, bagaimanapun caranya Selle dan saya harus duduk. Saya tidak mau duduk kalau Selle tidak," kata Puang Cambang ke Aco, sapaan Ilham.

"Kenapa bisa?" tanya Aco. "Saya suka ini anak (Selle), saya mau dia sama saya di DPRD Sulsel nanti," jawab Puang Cambang.

Bahkan, saat Selle masih sibuk jadi Juru Bicara Ilham-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) di Pilgub Sulsel dan masih cuek terhadap pemilu legislatif, Puang Cambang gelisah.

Apalagi ketika baliho caleg lain mulai bertebaran di sekitar rumahnya dan belum ada gambar Selle, Puang Cambang tambah gusar.

Dia telepon Selle, "Eh, pasangni balihonu, engka manenni anunna tauwwe (pasang balihomu, ada semuami balihonya orang).

Puang Cambang bahkan memerintahkan baliho caleg lain diturunkan di depan rumah om Selle di Takkalalla. Selle kaget mendengar ulah Puang Cambang. "Kenapa diturunkan, Puang?" tanya Selle.

"De'upoji mitaih (saya tidak suka lihat baliho itu)," jawab Puang Cambang.

Walhasil, Puang Cambang dan Selle lolos ke DPRD Sulsel. Selle, si anak petani, bahkan meraih suara mencengangkan, 28.097 suara. Suara Puang Cambang terpaut di bawah Selle, 18.193.

Tapi Puang Cambang tidak kecewa. "Weh, heba' mattokko, Selle. Mukalahkan belah (Weh, hebatko memang, Selle. Kau kalah saya)," kata Puang Cambang.

Selle menjadi peraih suara terbanyak di Dapil Sulsel 8 disusul Baso Syamsu Rizal dari PKS (16.591) dan Anwar Sadat bin Abdul Malik dari PKB (18.572).

Di desa yang dipimpin Normala, istri Puang Cambang, pun nyaris suara Selle lampauih mantan anggota DPRD Soppeng dari Golkar itu.

Beberapa TPS di desa yang dipimpin Normala, suara diborong Selle tanpa menyisakan satu pun untuk Puang Cambang. Terhadap fenomena ini, Puang Cambang lagi-lagi tak tersinggung. Dia hanya berkata ke Selle, "Weh, mufaputehka ko TPS-e ro (Weh, kamu kasih putih/kosong ka di beberapa TPS)." (edi sumardi/as kambie)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved