Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Semifinal Liga Champions

Ketat, Ini Prediksi Bayern Muenchen vs Real Madrid

Bayern Muenchen dan Real Madrid pada leg 2 babak semifinal Liga Champions, di Allianz Arena, Rabu (30/4/2014) dini hari.

Editor: Ilham Mangenre

TRIBUN-TIMUR.COM - KETAT dan indah. Itulah aura yang dijanjikan kubu Bayern Muenchen dan Real Madrid pada leg 2 babak semifinal Liga Champions, di Allianz Arena, Rabu (30/4/2014) dini hari.

Apalagi kubu tim tamu sudah mengirim pesan, kalau mereka tak lagi menunggu di area pertahanan sendiri.

"Semua sudah masuk kalkulasi. Kami datang bukan sebagai tim minoritas, melainkan bermain cerdas dan pintar. Mencetak gol adalah tujuan utama, dan itu akan kami lakukan dengan bermain menyerang," tegas Carlo Ancelotti, Pelatih Real Madrid, di Marca.com, kemarin.

Janji yang telontar dari mulut entrenador berkebangsaan Italia tersebut seolah memberi gambaran awal pertarungan sarat gengsi dan tradisi tersebut, bakal berlangsung luar biasa.

Pentas di venue yang pernah menjadi saksi kegagalan tuan rumah merengkuh trofi Liga Champions 2011/2012 ini bersiap menjadi ajang aksi dan atraksi level tinggi.

Gelandang Bayern Muenchen, Arjen Robben menegaskan, usai kemenangan atas Werder Bremen dengan menggelontorkan lima gol, akhir pekan lalu, tuan rumah semakin percaya diri.

Gelandang timnas Belanda tersebut mengungkapkan, timnya akan bereaksi 'kencang' setelah melihat sistem permainan Real Madrid pada pertemuan pertama.

"Kami mendominasi pertandingan, tapi gagal mencetak gol. Carletto benar, mungkin saja kami memang kurang efektif. Tapi setelah menang atas Bremen, saya percaya Bayern akan mempertontonkan sesuatu yang berbeda, dan itu berarti akan banyak gol tercipta," ancam Robben, di Bild.de, kemarin.

Saling tebar ancaman memang menjadi psy war tersendiri. Namun mereka bukan tanpa sebab. Modal utama adalah deretan pemain yang terkenal punya ketajaman.

Uniknya, kemungkinan besar kedua pelatih sudah menyiapkan warna tridente alias trisula sebagai senjata utama.
Di kubu tuan rumah, sosok seperti Arjen Robben, Franck Ribery dan Mario Mandzukic menjadi titik utama permainan. Begitu juga dengan ancaman yang dikirim tim tamu via Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Karim Benzema.

Soal performa, masing-masing trisula juga terhitung sedang on fire. Total gol yang disarangkan trio FC Hollywood di arena Liga Champions berada di titik 10. Angka ini memang terbilang jauh dari apa yang dikoleksi trio BBC milik Real Madrid. CR7, Benzema dan Bale mengakumulasi 24 gol sepanjang musim ini di Liga Champions. Namun soal kolektivitas dan keberanian, tiga senjata tuan rumah dianggap banyak kalangan lebih solid.

Pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola mengungkapkan, dirinya tak akan terlalu bergantung pada tiga pemain di atas. Baginya, seluruh potensi yang dimiliki skuatnya, akan dimaksimalkan.

"Saya tak hanya memiliki Robben, Ribery atau Mandzukic. Masih banyak pemain berpengalaman dan berkualitas, termasuk Pizarro," sebut Pep. Pizarro sendiri mencetak dua gol ke gawang Bremen.

Pep menegaskan, timnya tetap mengandalkan kolektivitas, meski banyak pengamat mengkritik gaya bermain anak asuhnya terlalu mirip dengan Barcelona. Sisi soliditas bakal tercipta berkat keberadaan Bastian Schweinsteiger, Mario Gotze, Javi Martinez, Toni Kroos, Thomas Muller dan gelandang yang baru kembali dari cedera, Thiago Alcantara.

Nama-nama tersebut dijamin memberikan tekanan tersendiri bagi kubu tamu. Pada pertemuan pertama, sebagian besar dari daftar di atas menjadi pemicu kurang berkembangnya permainan Real Madrid. Namun tetap saja ada celah yang patut membuat risau Die Rotan, yakni performa lini belakan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved