Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CITIZEN REPORTER

Dosen UNM Temukan Gambar Digital Transformasi Sinyal Listrik dalam Otak

Dosen UNM, Muhammad Abdy, menemukan sistem digital yang mengubah trasformasi sinyal lonjakan listrik yang terjadi dalam otak

Penulis: CitizenReporter | Editor: Muh. Taufik
zoom-inlihat foto Dosen UNM Temukan Gambar Digital Transformasi Sinyal Listrik dalam Otak
ist
Hurriah Ali Hasan

Hurriah Ali Hasan
Mahasiswa Universiti Teknologi Malaysia
Melaporkan dari Johor Bahru

TRIBUN-TIMUR.COM-Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Muhammad Abdy, menemukan sistem digital yang mengubah trasformasi sinyal lonjakan listrik yang terjadi dalam otak ke dalam gambar dua dimensi. Penderita penyakit ayan paling sering mengalami lonjakan listrik yang tidak normal dalam otaknya. Lonjakan listrik tidak normal tersebut biasanya dapat dibaca dengan alat yang diberi nama Electro-Enciphalography (EEG), yaitu alat untuk mengukur potensial listrik dalam otak. Muhammad Abdy menyempurnakan alat tersebut dengan membangun gambar digital dua dimensi, sehingga dengan transformasi tersebut akan mempermudah menemukan titik yang menjadi sumber lonjakan arus listrik dalam otak.

Temuan itu dicapai oleh Dosen Matematika FMIPA UNM ini, dalam penelitian thesisnya di Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Penelitian yang diberi judul Fuzzy Topological Digital Space and Image Form of Electro-Enciphalography (EEG) During Epileptic Seizures, dijalankan di bawah bimbingan Prof Dr. Tahir Ahmad. Muhammad Abdy menjelaskan bahwa temuannya tersebut merupakan suatu penelitian matematika yang mengubah sistem digital menjadi gambar sehingga lebih mudah digunakan.

Saat ini, Muhammad Abdy yang merupakan peserta Program Pendoktoran Pemprov Sulsel, tengah menyelesaikan studinya di Fakulti Sains UTM dan baru-baru ini telah mengikuti sidang akhir thesis Viva Voce di UTM. Dosen matematika yang telah mengabdi selama 20 tahun di UNM ini mengakui hidupnya begitu dekat dengan matematika, sehingga telah dapat mengikuti irama matematika yang sulit diduga. Hal itu terutama terkait dengan penelitian Muhammad Abdy tersebut yang terdiri dari rangkaian persamaan matematika untuk membangun suatu sIstem digital pada sebuah peralatan seperti EEG. Sebagai hasilnya, Abdy tak hanya menghasilkan thesis sebagai pencapaian gelar doktor di bidang ilmu matematika, karena dia juga telah mempublikasi paper ilmiahnya di Journal of Mathematics and Statistic, serta di Bulletin of Mathematics, keduanya terbit di Ausstralia, dan di Journal of Basic and Applied Science. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved