Olympiakos Waspadai Robin Van Persie
Di leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Georgios Karaiskáki, Piraeus, Yunani, Rabu (26/2/2014) dini hari nanti.
TRIBUN-TIMUR.COM -Pelatih Olympiakos Piraeus, Michel Gonzalez, menaruh kewaspadaan tinggi terhadap striker Manchester United, Robin van Persie (RVP) saat kedua tim bertemu di leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Georgios Karaiskáki, Piraeus, Yunani, Rabu (26/2/2014) dini hari nanti.
Di matanya, RVP adalah bomber terbuas saat ini. Karenanya, sang pelatih akan berupaya dengan segala cara untuk meredam teror dari penyerang asal Belanda tersebut.
"Ia tipikal penyerang yang tak boleh diberi ruang sedikit pun. Van Persie akan menunjukkan taringnya jika mendapatkan sedikit celah di depan gawang," katanya dikutip dari AFP.
Menurut Michel, RVP adalah penyerang dengan kemampuan komplet, dan karenanya sangat berbahaya. "Di awal kariernya, ia bermain di sayap kiri, pernah juga berada di belakang striker, dan juga jadi centre-forward. Ia sangat memahami atmosfer di lini belakang lawan," tuturnya.
Gawatnya lagi, RVP setidaknya sudah pernah mencicipi atmosfer di stadion berkapasitas 33 ribu tempat duduk. Ia menyumbang sebuah gol Arsenal menang 2-0 di sana pada 2009.
RVP juga menyumbang satu gol dari titik penalti saat MU mengalahkan Crystal Palace 2-0 di Premier League akhir pekan lalu. Kemenangan itu mengkatrol posisi Setan Merah ke peringkat enam dengan 45 poin. Namun masih terpaut jauh dengan penghuni peringkat empat, Liverpool yang mengemas 56 poin.
Mengingat sulitnya persaingan menembus empat besar Premier League guna meraih meraih tiket ke Eropa musim depan, maka satu-satunya opsi bagi Setan Merah untuk bisa lagi ke Eropa adalah dengan menjuarai Liga Champions kali ini.
Meski, RVP mengakui perjalanan itu sangatlah berat. "Hanya satu tim yang akhirnya nanti bisa jadi juara (Liga Champions,), dan itu sangatlah berat," ujar RVP kepada Champions magazine.
"Trofi Liga Champions adalah dambaan setiap pemain, namun hanya segelintir pemain yang bisa mengangkatnya. Makin ke sini rasanya peluang itu semakin berat karena makin banyak tim-tim kuat bermunculan," tuturnya. (*)