Hari Antikorupsi
Wartawan The Jakarta Post Terkena Lemparan Batu
Sempat pingsan, dan dilarikan langsung ke Unit Medis Polisi di Kantor Gubernur.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Wartawan The Jakarta Post perwakilan Makassar, Andi Hajrahmurni, menjalani perawatan di Unit Medis Polisi di Kantor Gubernur Sulsel. Hajrah (sapaan akrab) mengalami luka parah di bagian pelipis bagian kiri, akibat terkena lemparan batu saat bentrok terjadi antara mahasiswa dan aparat kepolisian, Senin (9/12/2013).
Saat kejadian, polisi awalnya berhasil menghalau dan memukul mundur puluhan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) di depan Kantor Gubernur Sulsel menuju Kampus UMI. Namun, mahasiwa kembali menyerang dengan lemparan batu. Saling serang terjadi, sekitar pukul 16.00-17.00 wita, bahkan warga pun mulai terlibat dengan ikut melemparkan batu ke arah mahasiswa.
“Lemparan batu dari warga, ‘nyelonong’ dan mengenai pelipis bagian kiri Hajrah. Pelipisnya robek dan mengucurkan darah. Sempat pingsan, dan dilarikan langsung ke Unit Medis Polisi di Kantor Gubernur. Sekarang lagi dalam perawatan medis,” ungkap Wartawan Trans TV, Ahmad Syamsuddin, saat memberi keterangan, Senin (9/12/2013).
Bentrok antara mahasiswa, aparat, dan warga, menurut Ahmad, terjadi sekitar pukul 15.00 wita, dan masih berlanjut hingga saat ini. Bentrok terjadi saat mahasiswa menggelar demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi, yang di jatuh di hari ini.(*)