Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Mangeloreng Maros Desak DPRD Atasi Limbah Teh Gelas

Keresahan warga di desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung belum reda akibat limbah cair

Penulis: Mutmainnah | Editor: Muh. Taufik

MAROS, TRIBUN-TIMUR.COM- Keresahan warga di desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung belum reda akibat limbah cair yang dilakukan PT CS2 Pola Sehat ke aliran sungai warga. Sejak diberitakan beberapa waktu lalu, pihak perusahaan yang memproduksi Teh Gelas ini tidak memiliki itikad baik dalam menanggulangi limbah tersebut.

Hal ini diutarakan salah seorang warga desa Mangeloreng, Ansar Tiro, Selasa (1/10/2013). Ansar yang juga aktifis organisasi kepemudaan di Maros ini dipercayakan warga setempat yang merupakan korban limbah CS2 untuk menyelesaikan hal ini.

Ansar pun telah menyurat ke sejumlah instansi, seperti kantor Camat Bantimurung, Kantor Desa Mangeloreng, Kantor Desa Minasa Baji, DPRD Maros, BPBD Maros dan Dinas Sosial. Surat keberatan pun dilayangkan pada DPRD Maros agar segera menindaklanjuti permintaan warga.

Anggota dewan sebagai wakil rakyat diharapkan dapat menjadi penengah antara warga dengan pihak perusahaan. "Setelah pemberitaan ini pihak perusahaan tidak membuang limbah cairnya ke sungai. Ini atas pantauan kami di sungai. Bagaimana kalau kedepannya jika tidak ada solusi, pasti perusahaan akan bertingkah lagi," tegas Ansar, pada tribun-timur.com.

Ansar menyebut, PT CS2 Pola Sehat memang perusahaan yang bandel untuk masalah limbah. Sebab bukan hanya di Maros, di daerah Pasuruan, Jawa Timur, limbah perusahaan juga bermasalah. Ansar menyebut, warga Pasuruan juga mengeluhkan limbah CS2 yang membuangnya ke sungai warga.

"Kejadian di Pasuruan sama persis dengan yang terjadi di Maros. Memang perusahaan ini membandel," tegas kader Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved