Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Makassar

Irman YL-Busrah Abdullah Siap Jelaskan Arti Segitiga di DPRD Makassar

Simbol segi tiga itu merupakan lambang dari "segitiga Makassar"

Editor: Ina Maharani

Makassar, Tribun  -- Pasangan cawali-cawawali Kota Makassar Irman Yasin Limpo (None)-Busrah Abdullah (NOAH) akan memberikan penjelasan secara detail tentang makna "segi tiga" yang selama ini selalu menyertai alat praga pasangan birokrat-pengusaha ini di depan anggota DPRD Makassar, Minggu (1/8/2013).

Simbol segi tiga itu merupakan lambang dari "segitiga Makassar" yang merupakan strategi NOAH dalam mem- break down dari visi NOAH; Makassar Pusat Akselerasi Nasional dan Simpul Jejaring Dunia.

Segitiga Makassar, sisi kiri itu pelayanan masyarakat, sisi kanan segitiga kesejahteraan rakyat dan sisi bawah segitiga adalah daya saing.

Untuk pelayanan masyarakat None dan  Busrah telah memprorgramkan reorientasi pemerintahan dari orientasi kekuasaan ke orientasi pelayanan publik.

"Saat ini ada jabatan seksi pemerintahan di kelurahan. Saya akan ganti seksi itu menjadi Seksi Drainase/Got. Ngapain ada seksi pemerintahan di kelurahan, memangnya kita mau bikin negara di kelurahan," kata Irman.

Masalah utama di Makassar saat ini adalah persoalan banjir. Drainase atau got harus menjadi perhatian utama. Kenyataannya sekarang, pemerintahan di kelurahan yang notabene perpanjangan tangan pemerintahan kota tidak bisa menerapkan orientasi pelayanan.

"Pemerintahan yang baik adalah melayani. Bukan kekuasaan," tegasnya.

Seksi lain di kelurahan ada Seksi Ekonomi Pembangunan, akan diganti menjadi seksi lorong dan persampahan, dan seksi sosial budaya akan diganti menjadi seksi administrasi kependudukan.

"Khusus seksi kependudukan akan buka sampai pukul 22.00 Wita, ini penting agar warga yang bekerja tidak bolos lagi dari kerjaannya hanya untuk urus KTP dan lain-lain di kelurahan," kata None.

Untuk kesejahteraan rakyat, yang merupakan salah satu makna dari sisi kanan "segitiga Makassar" adalah penerapan asuransi kesehatan, Total Universal Coverage yang memberikan asuransi seluruh warga Makassar, seluruh penyakit ditanggung, ke rumah sakit tak perlu bayar.

Pendidikan menjadi bagian terpenting dari sisi segitiga ini. Pendidikan tak boleh diskriminatif, menciptakan pendidikan berkualitas, menjadikan sekolah sebagai unggulan semua, memasang CCTV di seluruh kelas sebagai bentuk pengawasan dan transparansi pendidikan dan lain sebagainya.

"Dan yang terpenting adalah menghapus iuran komite sekolah dan iuran pembangunan sekolah,"kata None.

"Sisi segitiga bawah adalah menciptakan daya saing global. Makassar harus mampu bersaing, bukan saja tingkat nasional, tapi juga daya saing global harus dicipatakan," jelas None. (Rud)

Tags
visi misi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved