Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Putra Sulsel Bersinar di Sirkuit Suzuka, Jepang

Satu lagi putra dari Sulawesi Selatan yang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih nama di kancah Internasional

Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Muh. Taufik

MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Satu lagi putra dari Sulawesi Selatan yang berhasil mengibarkan bendera Merah Putih nama di kancah Internasional. Pembalap binaan PT Astra Honda Motor yakni Iswandi Muis berhasil berdiri di podium pada posisi pertama pada kejuaran Suzuka 4 Hours FIM Endurance World Championship 2013 di Jepang pada akhir Juli lalu.

Pria kelahiran Palopo, 21 Juni 1988 tersebut mampu menyingkirkan seluruh tim dari berbagai negara di Asia yang ikut pada kejuaraan tersebut. Bersama teman satu timnya yakni Dimas Ekky Pratama, Wandi sapaan akrabnya berhasil menyelesaikan 100 lap dalam waktu empat jam dengan menggunakan motor honda CBR600RR bernomor 27.
"Setiap 45 menit saya dan Dimas secara bergantian menjajal sirkuit yang menurut saya merupakan sirkuit tersulit yang pernah saya hadapi,"ujarnya kepada Tribun saat bertandang ke kantor Redaksi Tribun, Selasa (20/8/2013).
Baginya beradaptasi dengan sirkuit Suzuka sangatlah sulit. Untuk itu, sebanyak tiga kali ia pulang pergi Indonesia-Jepang untuk berlatih di sirkuit yang panjangnya mencapai 5807 km.
"Setiap saya kesana, dua hari saya manfaatkan untuk latihan supaya bisa lebih cepat beradaptasi dengan sirkuitnya. Selain itu, adaptasi tersebut saya imbangi dengan latihan fisik. Selama mengikuti kejuaran balap saya mendapatkan arahan dari Ghojun Kamea,"jelasnya.
Wandi juga sering meraih prestasi di bidang balap motor seperti pada Asian Dream Cup di enam negara tahun 2012 dimana ia meraih posisi pertama di China dan Jepang. Putra pasangan Abd Muis dan Ariani ini telah bergelut dengan panjangnya sirkuit sejak 12 tahun lalu dengan meraih juara pertama Region Lima 2tak standar pemula tahun 2002.
"Ini sudah merupakan hobi saya. Dari awal orang tua pun terus mendukung meskipun sebagai orangtua tetap ada kekhawatiran. Bapak juga hobi balap,"tambahnya.
Kecelakaan di sirkuit juga tak bisa Wandi hindari, tahun 2012 lalu, kakinya patah akibat disenggol saat menjajal sirkuit Sentul. Namun, hal tersebut tak mematahkankan semangatnya untuk terus meraih prestasi seperti sang idola, Valentino Rossi.
"Rossi punya skill, teknik dan semangat bisa jadi inspirasi.  Saya dengan Dimas menargetkan bisa masuk dalam kejuaraan Endurance 8 jam kategori 1000 cc di Jepang, tahun depan,"ujarnya
Saat ini pun, Wandi tengah menyiapkan diri untuk Kejuaraan Indo Prix di Binuang, Kalimantan Selatan, akhir September mendatang dengan rutin berlatih di sirkuit Sentul. (*)
Prestasi
2002- Juara I Region 5, 2 tak Standar Pemula
2006- Juara I Region 5, 4 tak Speed MP1-MP2
2007- Juara I Region 5, 4 tak Speed MP1-MP2
2007- Juara 2 Final Yamaha Cup Malaysia
2008- Juara 1 Region 5, 4 tak Speed MP1
2008- Juara 2 Region 5, 4 tak Speed MP2
2010- Juara 1 Region 5 MP1
2010- Juara2 Region 5 MP2
2010- Juara 2 Final Yamaha Cup Malaysia
2011-2012- Juara HRC Honda China, Indonesia, Qatar
2013- Juara I Endurance Four Hours Suzuka Jepang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved