Lebaran 2013
Konsumsi Lebaran Picu Pemerataan Ekonomi
Pengamat ekonomi Universitas Hasanuddin, Syarkawi Rauf mengatakan konsumsi masyarakat Makassar jelang lebaran
Penulis: Hajrah | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Pengamat ekonomi Universitas Hasanuddin, Syarkawi Rauf mengatakan konsumsi masyarakat Makassar jelang lebaran atau Idulfitri hingga perayaan Idulfitri dapat memicu pemerataan ekonomi dibeberapa daerah.
Hal tersebut kata dia mengingat Makassar merupakan pusat Indonesia Timur dalam hal bisnis sama halnya dengan Jakarta yang menjadi pusat bisnis nasional.
"Hal yang sama hampir terjadi dibeberapa daerah lainnya. Meskipun masyarakat mudik konsumsi akan tetap tinggi,"kata Syarkawi Senin (5/8/2013).
Untuk sementara pola ekonomi akan melakukan migrasi kebeberapa daerah tujuan mudik. Namun walau kedatangan pemudik dari kota-kota besar akan meningkatkan volume transaksi perdagangan di daerah tujuan pemudik namun sifatnya hanya sementara.
"Dampak dari situasi ini punya sisi positif dalam melakukan pemerataan ekonomi ke daerah lain. Walau waktunya relatif cepat,"katanya Senin (5/8/2013).
Menjelang Idulfitri pengeluaran masyarakat untuk makanan dan sandang meningkat lebih dua kali lipat. Permintaan yang tinggi tanpa diimbangi oleh supply yang cukup tetap berpotensi memicu inflasi.
Sebelumnya Bank Indonesia Wilayah I Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) merilis pertumbuhan ekonomi Sulsel yang masih cukup stabil dibanding tahun sebelumnya.
Namun, situasi ekonomi global yang belum sesuai perkiraan, harga komoditas yang masih melemah dan pasar keuangan yang bergejolak berpengaruh ke ekonomi nasional di kuartal II 2013. (*)