SMA 1 Watampone Raih Juara Dara dan Kallolona Bone
Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) satu Watampone
Tayang:
Penulis: Mahyuddin | Editor: Muh. Taufik
WATAMPONE,TRIBUN-TIMUR.COM-Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Watampone
raih juara Dara dan Kallolona Bone. Selain paras wajah keduanya yang
menarik perhatian, keduanya juga memiliki wawasan luas hingga mampu
menumbangkan remaja seumurannya di Kabupaten Bone.
Andi Baso Candra dan Yuyun Ulviana Yunus peraih juara satu anak Dara dan Kallolona Bone. Keduanya mampu bersaing dengan memaparkan budaya dan seni Kabupaten Bone.
Yuyun merupakan pelajar kelas 11 SMA 1 Watampone. Kemampuannya berbahasa asing
dan pengetahuannya menjadikan setiap lawannya gugur dalam perlombaan yang diikutinya. Remaja kelahiran Watampone 13 Juni 1996 ini sangat lincah memaparkan seni dan budaya kerajaan seperti "maggiri" atau seni kerajaan Bone yang dilakukan oleh "bissu" dalam orasinya saat mengikuti lomba.
"Budaya Bone harus diperkenalkan kepada masyarakat utamanya generasi muda kalau perlu hingga manca negara," tutur Yuyun, Selasa (9/4)
Selain kecintaannya terhadap budaya daerah, wanita berparas cantik ini juga senang dengan musik aliran pop menurutnya, musik sangat membantunya dalam mencerna pengetahuan karena bila jenuh dengan kegiatannya, musik mampu membantunya merenggangkan tubuh. Yuyun bercita-cita menjadi dokter gigi. Ia berharap, menjadi dokter gigi mampu meringankan bebean masyarakat memperoleh kesehatan yang layak. (*)
Andi Baso Candra dan Yuyun Ulviana Yunus peraih juara satu anak Dara dan Kallolona Bone. Keduanya mampu bersaing dengan memaparkan budaya dan seni Kabupaten Bone.
Yuyun merupakan pelajar kelas 11 SMA 1 Watampone. Kemampuannya berbahasa asing
dan pengetahuannya menjadikan setiap lawannya gugur dalam perlombaan yang diikutinya. Remaja kelahiran Watampone 13 Juni 1996 ini sangat lincah memaparkan seni dan budaya kerajaan seperti "maggiri" atau seni kerajaan Bone yang dilakukan oleh "bissu" dalam orasinya saat mengikuti lomba.
"Budaya Bone harus diperkenalkan kepada masyarakat utamanya generasi muda kalau perlu hingga manca negara," tutur Yuyun, Selasa (9/4)
Selain kecintaannya terhadap budaya daerah, wanita berparas cantik ini juga senang dengan musik aliran pop menurutnya, musik sangat membantunya dalam mencerna pengetahuan karena bila jenuh dengan kegiatannya, musik mampu membantunya merenggangkan tubuh. Yuyun bercita-cita menjadi dokter gigi. Ia berharap, menjadi dokter gigi mampu meringankan bebean masyarakat memperoleh kesehatan yang layak. (*)