Penetapan Gubernur Sulsel
Pasca Bentrok, JL Jenderal Sudirman Ditutup 3 Jam
Bentrokan yang terjadi antara massa pendukung pasangan Gubernur Sulsel Ilham Arif Sirajuddin
Tayang:
Penulis: Hasan Basri | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR, TRIBUN TIMUR.COM- Bentrokan yang terjadi antara massa pendukung pasangan Gubernur Sulsel Ilham Arif
Sirajuddin - Abd Azis Kahar Muzakkar (IA) dengan massa Syahrul Yasing
Limpo - Agus Arifin Nu'man (Sayang) di Jl Lasinrang, Makassar, Kamis
(31/1/2013) siang mengakibatkan sejumlah jalan protokol di kota Makassar ditutup sementara waktu.
Jalan tertutup bukan dilatarbelakangi faktor kesengajaan tapi karena dipenuhi kedua massa yang melakukan bentrokan dan ratusan aparat kepolisian, Brimob, dan TNI, yang memisahkan dua kubu yang bertikai tersebut.
Pantauan Tribun Timur, jalan yang ditutup yakni Jl Jenderal Sudirman tepatnya disamping kantor Dinas Pariwisata Sulsel, Jl Haji Bau dan Jl Laga Ligo Makassar.
Dengan kondisi itu, arus transportasi dialihkan, menuju jalan lain yang dinilai dan dianggap tidak rawan.
Arus lalulintas di Jl Jenderal Sudirman baru bisa kondusif sekitar pukul 17.30 wita.
Akibat bentrokan ini, imbasnya juga terkena pada sejumlah warga makassar, pemilik warung, toko, dan kantor. Karena dengan adanya bentrokan ini aktifitasnya terganggu.
Terlihat sejumlah rumah, warung, toko, kantor terpaksa tutup. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi korban salah sasaran dalam bentrokan ini.
Para pekerja atau pegawai, terlihat hanya mengintip di dalam kantor, rumah dan tokonya dikunci dan ditutup rapat-rapat karena takut menjadi korban bentrokan ini.
"Rawan sekali lebih baik kami menghindar dari pada menjadi korban bentrokan ini," Kata salah seorang warga, Rusdiana. (*)
Jalan tertutup bukan dilatarbelakangi faktor kesengajaan tapi karena dipenuhi kedua massa yang melakukan bentrokan dan ratusan aparat kepolisian, Brimob, dan TNI, yang memisahkan dua kubu yang bertikai tersebut.
Pantauan Tribun Timur, jalan yang ditutup yakni Jl Jenderal Sudirman tepatnya disamping kantor Dinas Pariwisata Sulsel, Jl Haji Bau dan Jl Laga Ligo Makassar.
Dengan kondisi itu, arus transportasi dialihkan, menuju jalan lain yang dinilai dan dianggap tidak rawan.
Arus lalulintas di Jl Jenderal Sudirman baru bisa kondusif sekitar pukul 17.30 wita.
Akibat bentrokan ini, imbasnya juga terkena pada sejumlah warga makassar, pemilik warung, toko, dan kantor. Karena dengan adanya bentrokan ini aktifitasnya terganggu.
Terlihat sejumlah rumah, warung, toko, kantor terpaksa tutup. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi korban salah sasaran dalam bentrokan ini.
Para pekerja atau pegawai, terlihat hanya mengintip di dalam kantor, rumah dan tokonya dikunci dan ditutup rapat-rapat karena takut menjadi korban bentrokan ini.
"Rawan sekali lebih baik kami menghindar dari pada menjadi korban bentrokan ini," Kata salah seorang warga, Rusdiana. (*)