Tawuran
Mahasiswa Teknik Unhas: Bukan Kami yang Memulai
Pihak mahasiswa Fakultas Teknik Unhas menolak jika mereka disebutkan sebagai biang tawuran
Reza, mahasiswa pengembangan wilayah kota menyebut, adalah mahasiswa Kehutanan yang memulai dengan cara melecehkan. Saat dihubungi Tribun via telepon, Reza menceritakan kronologisnya.
"Waktu itu senior Teknik Sipil mengantar mahasiswi baru yang usai mengikuti Proporsi, acara pengkaderan. Ketika melintas dekat Fakultas Kehutanan, rombongan dilempari tahi sapi oleh mahasiswa kehutanan. Mahasiswi kami juga dilecehkan dengan kalimat tak senonoh. Tentu saja kami tersinggung. Lalu senior Teknik Sipil mengejar mahasiswa itu. Dari situlah kemudian masalahnya membesar," kata Reza.
Menjelang tengah malam, Reza sudah meninggalkan kampus dan tidak tahu lagi perkembangan selanjutnya.
Kiam Tappi dalam kicauannya di Twitter juga mengungkapkan nada hampir serupa. Kiam menulis; "1. Tawuran di unhas,dpicu oleh ulah mhsiswa kehutanan yg mngganggu maba sipil cewek dgn kata2 cnderung mnyakiti pd saat dwilayah kelas MKU."
Ia melanjutkan, "2.Kebetulan pd saat maba cewek sipil itu “diganggu” sore td ada pngumpulan sosialisasi bina akrab himp.Sipil dwilayah MKU jg."
"3. Merasa tmnnya dlecehkn apalg perempuan,timbul solidaritas,maka trjadilah bentrokan td sore yg berakhir maghrib."
"4.Tdkada korban yg dtikam,ygada krn lemparn batu sbnyk 3org.ada mtr trbakar.tdk ad laptop yg hilang,mgkn isu utk mngarahkn jd aksi penjarahn."
"5.Setelah gesekn di sore hr,ada prtmuan seniorTeknik,pihak rektorat,Mhsiswa Kehutann utk ksepakatn gencatan."
"6.Pasca perundingan kesepakatn gencatan di rektorat,maghrib sejumlah mhsiswa kehutann yg tdk puas mnyerang lg Teknik."