Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bone

RS Tenriawaru: Kami Belum Melakukan Program Jampersal

RS Tenriawaru: Kami Belum Melakukan Program Jampersal

Tayang:
Editor: Muh. Irham
WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Pihak RS Tenriawaru, Kabupaten Bone berdalih, penolakan pasien bersalin bernama Diana, terpaksa dilakukan karena di rumah sakit tersebut belum ada program jaminan persalinan (Jampersal). Yang ada hanya program Askes, Jamkesmas dan Jamkesda.

Humas RS Tenriawaru, A Dedy, mengatakan, semua jenis pelayanan kesehatan di RS Tenriawaru gratis untuk pemegang Jamkesda dan Jamkesmas.

Menurutnya, kasus Diana bukan kesalahan rumah sakit karena yang bersangkutan bukan warga Bone. Selain itu, Diana juga tidak membawa KTP ataupun kartu Jamkesmas yang berlaku nasional.

"Sebenarnya bisa ditolong, tapi harus masuk hitungan swasta dan membayar. Pihak rumah sakit juga kesulitan kalau tidak ada Jamkesmas. Nanti siapa yang mau tanggung," imbuhnya.

Diana ditolak berobat di rumah sakit pemerintah tersebut karena tidak memiliki KTP. Penolakan dilakukan saat Diana, warga Camba, Maros, sudah dalam keadaan payah. Ketubannya sudah pecah, dan nyaris melahirkan.

Oleh seorang jurnalis, ia dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Ia pun melahirkan di tempat itu dengan selamat. (*/tribun-timur.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved