Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Balapan Liar

Polisi Harus Bertindak Tegas pada Pebalap Liar di Makassar

Polisi Harus Bertindak Tegas pada Pebalap Liar di Makassar

Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - DPRD Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, meminta pihak kepolisian memberi tindakan tegas terhadap pelaku balapan liar yang marak terjadi saat Ramadhan karena mengganggu istirahat umat Islam usai melaksanakan taraweh maupun tadarusan.
     
"Pak polisi harus memberi tindakan tegas terhadap pelaku balapan motor yang selalu hadir saat bulan Ramadhan, kalau perlu motornya ditahan dan jangan dilepas sampai betul betul jera," tegas anggota Komisi C Bidang Pembangunan Tenri Tatta Amin Syam saat rapat dengan pihak Polantas Polrestabes Makassar, Jumat.
   
Menurut dia, meskipun arena balapan liar telah disiapkan pihak Trans Studio di Makassar, namun pelaku balapan liar akan terus tampil di arena jalan raya untuk memacu adrenalinnya tanpa memikirkan bahaya kecelakaan menghantui dirinya.

"Kalaupun ada arena balap di kawasan Trans Studio, tatapi tetap saja ada yang membendel, sekali lagi tindakan tegas aparat kepolisian," ulasnya.                 
    
Kepala Satuan Lalulintas Polrestabes Makassar, AKBP Muh Hidayat,  menyatakan telah dibuatkan posko pemantauan di sejumlah titik jalan yang dianggap rawan balapan liar untuk meminimalisir  angka kecelakaan.   
     
"Kami juga terus melakukan sosialisasi berkendara secara benar kepada remaja khususnya di tingkat SMP dan SMA, sebagai bentuk menekan angka kecelakaan lalulintas," katanya.
    
Data Satlantas Polrestabes,  di tahun 2010 korban meninggal mencapai 108 orang, dan Tahun 2011 jumlahnya mengalami kenaikan hingga Juli mencapai 110 orang.  
    
Dalam kurun waktu 2011 telah terjadi 617 kecelakaan lalu lintas,dan 194 orang luka berat serta 576 luka ringan.
    
Total korban kecelakaan luka maupun meninggal, 46 persen rata rata   berusia produktif berumur 11-30 tahun, 75 persen kecelakaan dialami pengendara sepeda motor.(*/tribun-timur.com) 

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved