Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kriminal

Istri Perwira Polisi Dijambret di Jl Sungai Saddang Makassar

Istri Perwira Polisi Dijambret di Jl Sungai Saddang Makassar

Penulis: Edi Sumardi | Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Waspadalah ketika melintas atau berada di Jl Sungai Saddang, Makassar. Di kawasan ini rawan penjambretan. Hasnia, istri perwira polisi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua AKBP Nur Hatma menjadi korban penjambretan di Jl Sungai Saddang, Jumat (8/7/2011).

Korban kehilangan tas yang berisi uang tunai Rp 600 ribu, kartu anjungan tunai mandiri (ATM), telepon genggam, dan kartu identitas.

Kepada polisi saat melaporkan kassus ini ke Polrestabes Makassar, korban mengatakan, sebelum dijambret dirinya hendak berbelanja di toko. Saat berjalan menuju ke toko tiba-tiba ada seorang pria berbadan kekar dengan mengendarai sepeda motor Honda GL Pro dan mengenakan helem tertutup putih.

"Barangkali saya telah menjadi incaran mereka karean beberapa saat setelah turun dari mobil, saya langsung dijambret," kata warga perumahan Telkomas ini.

Saksi mata yang juga tukang parkir di sekitar tempat kejadian, Mandala mengatakan usai menjambret, warga sekitar berusaha mengejar pelaku, namun gagal menangkapnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Himawan Sugeha kepada Tribun mengatakan, kawasan Jl Sungai Saddang memang rawan jambret, utamanya di persimpangan Jl Sungai Saddang - Jl Gunung Latimojong - Jl Bulukunyi. Sejumlah penjambret telah ditangkap.

"Sepekan terakhir kami menangkap tiga penjambret. Personel kami akan mengintensifkan patroli untuk lebih banyak lagi menangkap pelaku. Jambret merupakan fenomena tindak kriminal yang juga mendominasi kota metropolitan dan telah meresahkan," ujar Himawan yang juga pernah bertugas di Polda Kalimantan Selatan ini.(*/tribun-timur.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved