Bentrok UMI
Dua Mahasiswa Diperiksa, UMI Belum Tahu
Dua Mahasiswa Diperiksa, UMI Belum Tahu
Editor:
Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Muslim Indonesia (UMI) belum bisa memberi sanksi terhadap dua mahasiswanya yang sementara menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Panakkukang, Makassar. Keduanya dimintai keterangan terkait peristiwa penganiayaan mahasiswa Kedokteran UMI, Irfan Mujahidin pada peringatan Amarah 25 April lalu.
Pembantu Rektor III UMI, Ahmad Gani, kepada Tribun, Jumat (29/4/2011), mengatakan, belum mengetahui nama-nama mahasiswanya yang tengah menjalani pemeriksaan di polisi.
"Kami baru tahu ada mahasiswa kami yang diperiksa. Tapi sampai saat ini kami belum tahu siapa-siapa saja yang diperiksa itu dan dari fakultas mana," kata Ahmad Gani.
Terkait dengan sanksi akademik yang akan diberikan kepada mahasiswa yang terlibat bentrokan, menurut Ahmad Gani, belum bisa diterapkan kepada kedua mahasiswa ini karena belum ada penjelasan dari polisi.(*)