Kuliner Sulsel
Halal Centre Rintis Kapurung Instant
Halal Centre Rintis Kapurung Insntant
Penulis: Ridwan Putra | Editor: Muh. Irham
Humas Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui stafnya, Eja Febrianzah, Jumat (11/3), mengatakan, kerjasama itu sebelumnya digagas di Masamba, Luwu Utara, beberapa waktu lalu.
Halal Centre dan LPTTG Malindo menyepakati dua produk itu akan dikemas dan diproduksi di Halal Centre, yayasan milik La Tinro yang juga Bupati Enrekang. Kerjasama tersebut melahirkan nama Halmid atau Halal Centre Mitra Malindo.
Kapurung siap saji itu rencananya disajikan dalam kemasan mirip kemasan produk mie instan siram yang banyak beredar di pasaran. Sementara chips cita rasa Enrekang dikemas seperti kemasan makanan ringan.
Direktur LPTTG, Sakaruddin mengatakan, kerjasama tersebut adalah upaya menciptakan produk yang dicita-citakan menjadi ikon produk kuliner di Kabupaten Enrekang serta usaha penciptaan lapangan kerja menuju masyarakat sejahtera.
"Kerjasama ini erat kaitannya dengan upaya penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat dan usaha penciptaan ikon bagi Enrekang," kata Sakaruddin. Ia membayangkan Enrekang akan menjadi daerah pembeli sagu terbesar di Kawasan Indonesia Timur.(*)