Bantuan Pembaca Grup Tribun
Bangun Gedung Sekolah di Yogya dan Mentawai
TIM Dana Kemanusiaan Tribun (DKT) terus mempersiapkan penyaluran bantuan pembaca koran-koran Tribun Network se-Indonesia.
Tayang:
TIM Dana Kemanusiaan Tribun (DKT) terus mempersiapkan penyaluran bantuan pembaca koran-koran Tribun Network se-Indonesia.
Pekan ini, dua tim bergerak bersamaan, satu tim ke wilayah korban bencana letusan Gunung Merapi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan tim lainnya mengunjungi korban bencana tsunami di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.Persiapan ke Sleman diawali kunjungan sekaligus survei lapangan ke Dusun Nganggring, Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Selasa (22/2).
Di Yogyakarta, kunjungan dilakukan ke komplek SD Muhammadiyah Girikerto, dan lahan tanah wakaf yang akan dijadikan lokasi pembangunan gedung Taman Kanak-kanak ABA Girikerto.
Dusun ini terletak di sebelah barat daya Gunung Merapi, dan saat erupsi Oktober-November 2010, wilayah ini termasuk yang paling parah terdampak hujan abu dan pasir vulkanik. Namun lokasi ini aman dari terjangan awan panas, atau yang warga setempat menyebutnya wedhus gembel.
Kunjungan Tim DKT diwakili Ketua Panitia Penyaluran Christina Yota yang juga HRD Manager PT Indopersda Primamedia sebagai perusahaan induk Tribun Network.
Turut mendampingi Manager Design and Development Land & Building Division Kompas Gramedia Agus Riyanto, dan Pj Wakil Pemimpin Redaksi Harian Pagi Tribun Jogja Setya Krisna Sumargo.
Tim bertemu Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Girikerto Sutaryono SPd didampingi para guru SD maupun guru TK Girikerto yang sampai saat ini masih menumpang di komplek SD.
Sebagai awal dari program penyaluran bantuan pembaca lewat DKT, tim juga akan mengkaji kemungkinan rehabilitasi ringan komplek SD. Terutama pemasangan plafon di lima ruang kelas, perpustakaan, UKS, dan dua ruangan yang kini disulap jadi ruang untuk TK.
Sutaryono menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada segenap pembaca media Tribun Network atas rencana program untuk sekolahnya. "Mudah-mudahan semua rencana ini berjalan lancar dan terealisasi secepatnya," kata Sutaryono didampingi para guru.
TK Girikerto saat ini memiliki 51 murid dari berbagai dusun di Girikerto, antara lain Turgo, Nganggring, dan Balerante. Beberapa tahun terakhir ini aktivitas belajar mengajar murid TK ini menyatu dengan kegiatan murid-murid SD.
TK ini belum memiliki area bermain sendiri, dan praktis tiap hari berinteraksi dengan anak-anak yang lebih dewasa. Kondisi ruangan yang dipergunakan untuk murid TK ini cukup memprihatinkan.
Tiga ruangan, termasuk ruang guru dan kepala TK belum memiliki plafon. Meja kursi untuk murid-murid juga sudah tidak layak pakai.
Sedangkan SD Muhammadiyah Girikerto yang bangunan induknya didirikan pascaerupsi hebat Merapi tahun 1994, merupakan sumbangan bermacam organisasi sosial kemasyarakatan baik lokal, nasional, maupun internasional.
Khusus untuk rencana program pembangunan gedung TK, sudah siap lahan tanah wakaf seluas 650 meter persegi, yang berlokasi di seberang komplek SD. "Ini tanah kami, dan siap untuk digunakan untuk bangunan TK," kata Sutaryono.
Selain survei persiapan proyek, Tim DKT kemarin juga menyerahkan sumbangan buku bacaan dari Grup Tribun untuk menambah koleksi perpustakaan SD Muhammadiyah Girikerto.
Sumbangan buku itu diterimakan Ch Yota kepada Sutaryono, disaksikan puluhan murid dan para guru.
Jika tak ada hambatan, proyek ini akan segera dimulai setelah hasil survei lahan, pengukuran, rancang bangunan, dan kajian pembiayaannya rampung, dan segera ditentukan kontraktor proyeknya.
Sementara di Mentawai, Tim Dana Kemanusiaan Tribun diwakili Willem Jonata yang berangkat dari Jakarta Kamis, pekan lalu. Willem juga membawa serta sumbangan yang akan diserahkan kepada satu sekolah di Pulau Sikakap.
Tugas utama dia adalah untuk verifikasi data dan mengecek kondisi terkini terhadap rencana penyaluran dana sumbangan pembaca Tribun Network yang saat penutupan 31 Desember 2010 mencapai jumlah Rp 3.429.877.867.
Sebelum memulai proyek penyaluran sumbangan pembaca media Grup Tribun, DKT telah menyalurkan dana bantuan ke Wasior, Papua yang dilanda banjir bandang, serta ke Mentawai, Sumbar yang tersapu tsunami.
Adapun untuk korban bencana banjir bandang di Wasior, saat ini, pengerjaan dua unit mobil angkutan umum telah memasuki tahap finalisasi di Surabaya, Jawa Timur. (tribunnews/xna/wja)