PLN UIW Sulselrabar Genjot Deklarasi Pengurangan Sampah Plastik Sekali Pakai
Bumi ini semakin tua, sehingga menjadi tanggung jawab manusia secara keseluruhan untuk menjaganya.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Sejumlah lembaga mulai gencar mengkampanyekan soal pentingnya menjaga lingkungan.
Bumi ini semakin tua, sehingga menjadi tanggung jawab manusia secara keseluruhan untuk menjaganya.
Video 15 Detik ini Bukti Kuat Syahrini Tengah Mengandung Anak Reino Barack, Berikut 3 Faktanya
Begini Kesan Ketua PAN Bulukumba ke IYL
TRIBUNWIKI: Ini 10 Film Hollywood yang Dijadwalkan Tayang Agustus 2019, Lengkap Sinopsis dan Trailer
IYL Wafat, Nurdin Halid: Allah Mencintaimu Sahabatku!
Buka Pendidikan dan Pelatihan Paskibra Barru, Ini Pesan Suardi Saleh
Ingin turut serta dalam menjaga dan melindungi Bumi, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar terjun langsung ke berbagai kegiatan yang diselenggarakan masyarakat.
Salah satunya menghadiri seminar Zero Waste sekaligus mendeklarasikan pengurangan sampah di lingkungan kantor, Senin (29/7/2019).
Demikian disampaikan Asman Stakeholder Management PLN UIW Sulselrabar, Agus Salim kepada Tribun Timur, Selasa (30/7/20190.
Akrab disapa Agus, ia mengatakan seminar Zero Waste ini diselenggarakan Mapala STIEM Bongaya di lingkungan kampus.
Tujuannya, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup.
"Hal ini sejalan dengan komitmen PLN dalam menjaga serta melestarikan lingkungan khususnya dalam pengurangan sampah di lingkungan kantor," katanya.
Agus Salim yang mengungkapkan, program pengurangan sampah sudah dicanangkan PLN sejak akhir tahun lalu dan mulai efektif sejak tahun 2019.
Komitmen ini dilakukan PLN dengan diwajibkannya penggunaan wadah non plastik dalam setiap aktivitas kerja, mulai rapat, seminar, serta kegiatan-kegiatan lainnya.
Turut didukung penyedian tempat sampah berdasarkan fungsinya (organik, anorganik) di lingkungan kantor.

"Sekarang sudah tidak ada lagi wadah plastik yang digunakan oleh pegawai dalam ruang kerja serta dalam kegiatan rapat dan lain-lain, semua kita ganti dengan menggunakan tumbler," ungkapnya.
Agus ingn menjadi pendorong dan penyemangat bagi seluruh perusahaan dan instansi pendidikan lainnya.
Dimana pun berada untuk terus berkomitmen mengurangi dampak buruk sampah plastik.
Selain itu, Agus merasa senang menggunakan tumbler sebagai wadah tempat air minum.