Salam Komando Bareng Prof Yusran, Devo Blak-blakan Soal Pilkada Maros
Peluang birokrat muda Devo Khaddafi untuk bertarung kembali di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maros terbuka lebar.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Peluang birokrat muda Devo Khaddafi untuk bertarung kembali di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maros terbuka lebar.
Barometernya tak lain, atas perolehan suaranya saat ia bertarung di Pilkada Maros tahun 2010 lalu, berada di urutan kedua, setelah Hatta Rahman (Bupati terpilih).
Baru-baru ini, beredar foto Devo Khadafi melakukan salam komando dengan Prof Yusran Sofyan, yang telah lebih dulu memproklamirkan diri bakal bertarung di Pilkada Maros tahun 2020 mendatang.
Barometernya tak lain, atas perolehan suaranya saat ia bertarung di Pilkada Maros tahun 2010 lalu, berada di urutan kedua, setelah Hatta Rahman (Bupati terpilih).
Baru-baru ini, beredar foto Devo Khadafi melakukan salam komando dengan Prof Yusran Sofyan, yang telah lebih dulu memproklamirkan diri bakal bertarung di Pilkada Maros tahun 2020 mendatang.
Puncak HUT Bhayangkara di Maros Dipusatkan di Polsek Tanralili
Rocky Gerung Sebut MK Penjaga Akal Sehat, Ngabalin: Rocky Terlalu Bergaul dengan IjtimaSaat ditanya perihal foto tersebut, Devo enggan menanggapi.
Menurutnya, foto itu biasa saja, dan bukan merupakan tanda jika dirinya akan bertarung di Maros, dan berpaket dengan Prof Yusran.
"Pilkada Maros masih jauh, terlalu dini jika kita membicarakannya sekarang. Apalagi kalau soal paket. Tapi, kami saling menjajaki," ujarnya, saat dimintai tanggapan, Selasa (18/6/2019).
Namun, ia tak menampik, ada banyak kalangan, utamanya tokoh-tokoh masyarakat dan elit parpol pendukungnya di Pilkada 2010, yang mendorongnya untuk maju di Pilkada.
"Kalau soal pendukung di pilkada lalu, masih solid, silaturahmi selama ini masih baik. Intinya semua masih baik-baik saja," ungkapnya.
"Pilkada Maros masih jauh, terlalu dini jika kita membicarakannya sekarang. Apalagi kalau soal paket. Tapi, kami saling menjajaki," ujarnya, saat dimintai tanggapan, Selasa (18/6/2019).
Namun, ia tak menampik, ada banyak kalangan, utamanya tokoh-tokoh masyarakat dan elit parpol pendukungnya di Pilkada 2010, yang mendorongnya untuk maju di Pilkada.
"Kalau soal pendukung di pilkada lalu, masih solid, silaturahmi selama ini masih baik. Intinya semua masih baik-baik saja," ungkapnya.
TRIBUNWIKI: Ini Minimarket dan Toko Sembako di Jl Veteran Selatan Makassar, No 4 Buka 24 Jam
Dosen UNM Mengabdi di Jeneponto, Sosialisasikan Layanan Lembelajaran Via E-learning
Terkait keputusan untuk ikut Pilkada 2020, Devo mengaku masih melihat momentum yang ada.
"Masih panjang, kita lihat moment-nya seperti apa," ujarnya.
Sementara itu, Prof Yusran Yusuf mengaku bahwa sebagai putra daerah tentu dirinya memiliki niat untuk membangun Maros.
Terkait dengan Pilkada Maros, Prof Yusran mengaku masih melakukan konsolidasi dengan sejumlah tokoh serta putra daerah yang memiliki bergaining di masyarakat, termasuk Devo Khadafi.
"Insya Allah," katanya. (*)
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
Sementara itu, Prof Yusran Yusuf mengaku bahwa sebagai putra daerah tentu dirinya memiliki niat untuk membangun Maros.
Terkait dengan Pilkada Maros, Prof Yusran mengaku masih melakukan konsolidasi dengan sejumlah tokoh serta putra daerah yang memiliki bergaining di masyarakat, termasuk Devo Khadafi.
"Insya Allah," katanya. (*)
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Dapatkan news video terbaru di kanal YouTube Tribun Timur:
Follow juga akun Instagram tribun-timur.com: