Pemilu 2019

Pasca Pemilu 2019, Warga Ramai-ramai Tebus Emas di Pegadaian Makassar

Transaksi nasabah Pegadaian di Makassar meningkat pasca Pemilu 2019. Salah satunya di Pasar Butung dan Pelita lebih ramai dari biasanya.

Pasca Pemilu 2019, Warga Ramai-ramai Tebus Emas di Pegadaian Makassar
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI
Manager Penjualan Makassar 1, Kanwil VI Makassar, PT Pegadaian Persero, Zainal Abidin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Manager Penjualan Makassar 1, Kanwil VI Makassar, PT Pegadaian Persero, Zainal Abidin mengatakan transaksi nasabah meningkat pasca Pemilu 2019.

Ia mengungkapkan pasca Pemilu 2019 beberapa cabang, yakni Pasar Butung dan Pelita lebih ramai dari biasanya.

"Pasca pemilu transaksi di Pegadaian meningkat. Tadi saya lihat di beberapa cabang cukup banyak nasabahnya, seperti di cabang pasar butung dan cabang pelita," katanya saat dikonfirmasi Tribun Timur, Kamis (18/4/2019) sore.

Baca: Lowongan Kerja BUMN PT Pegadaian Butuh Karyawan, Dicari Lulusan S1 Semua Jurusan, Terakhir 20 April

Baca: Lowongan Kerja BUMN Lulusan SMA/ D3/ S1, PT Pegadaian Lagi Cari Karyawan, Penempatan Sesuai Domisili

Baca: VIDEO: Sinergitas Pemkot Parepare-Pegadaian Mengoptimalkan Bank Sampah

Laki-laki yang akrab disapa Jeje menuturkan, rerata nasabah hari ini menebus emasnya.

"Rata-rata mereka tebus emasnya, meski ada juga beberapa yang menggadai juga," ujarnya.

Menurut Jeje, jika dibandingkan di beberapa hari sebelum pemilu 2019 jumlah transaksi nasabah khususnya yang menebus emasnya meningkat 5-10 persen.

"Saya tidak tau juga efek apa, yang jelas warga ramai-ramai tebus emasnya hari ini," tuturnya.

Diketahui nilai emas ketika digadaikan ialah Rp 500 ribu per gram. Sementara harga logam mulia dibanderol Rp 660 ribu per gramnya.

Untuk target penjualan logam mulia di Penjualan Makassar 1, Kanwil VI Makassar, PT Pegadaian Persero selama April 2019 ialah 800 gram. (uma)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umsconcit

Sumber foto:dok pribadi
Caption:Manager Penjualan Makassar 1, Kanwil VI Makassar, PT Pegadaian Persero, Zainal Abidin

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved