Dapat Tambahan 254 CPNS, Kepala BKDD Enrekang: Masih Kurang

BKDD Enrekang telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 254 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru direkrut.

Dapat Tambahan 254 CPNS, Kepala BKDD Enrekang: Masih Kurang
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Kepala BKDD Enrekang, Haidar 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang dipastikan mendapat tambahan amunisi baru.

Itu setelah Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Enrekang telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 254 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru direkrut.

Meski begitu, Kepala BKDD Enrekang, Haidar, mengaku pihaknya masih kekurangan jumlah ASN.

Baca: Bupati Takalar Harap Guru Olahraga Cetak Atlet Muda Berprestasi

Baca: Usaha Barbershop di Selayar, Andi Asri Raup Omzet Rp 500 Ribu Per Hari

Baca: DPRD Sulbar Temukan Indikasi Pelanggaran Pada Pengembangan Peternakan Sapi di Beroangin

Sebab, saat ini jumlah ASN Enrekang berkisar 4.000 orang, padahal idealnya jumlah ASN mencapai 5.000 orang.

"Meski ada penambahan tapi itukan tak seberapa, jadi jelas kita masih kekurangan tenaga ASN," kata Haidar, Selasa (9/4/2019) sore.

Ia menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah mengusulkan penambahan ASN sebanyak 1.050 orang tahun lalu.

Namun, usulan yang diakomodir hanya sebesar 256 formasi. Itupun dua formasi tak terisi lantaran kualifikasi yang dipersyaratkan sulit terpenuhi.

Menurut Haidar, beberapa kebutuhan tenaga ASN yang mendesak adalah tenaga kesehatan, pendidik dan juga teknis.

Sehingga ada beberapa dinas yang masih membutuhkan tambahan tenaga ASN agar layanan dapat berjalan efektif.

"Sebenarnya kita masih kekurangan perawat, guru dan tenaga teknis. Jadi jelas masih banyak kekurangan. Tapi kita tetap optimalkan kinerja dengan jumlah personel yang ada," ujarnya.
(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved