Kampanye di Sidrap, Sandiaga Uno: Stop Impor Beras

Kampanye di Pantai Kering, Kota Pangkajene, Sandiaga Uno, menyinggung masalah kesejateraaan petani.

Kampanye di Sidrap, Sandiaga Uno: Stop Impor Beras
mulyadi/tribunparepare.com
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kampanye di Kabupaten Sidrap, Sulsel. 

TRIBUNSIDRAP. COM, PANGKAJENE - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kampanye di Kabupaten Sidrap, Sulsel.

Kampanye di Pantai Kering, Kota Pangkajene, Sandiaga Uno, menyinggung masalah kesejateraaan petani.

Menurutnya, Kabupaten Sidrap selama ini dikenal sebagai lumbung beras nasional.

"Jika nanti Pak Prabowo terpilih, maka kita targetkan swasembada pangan, swasembada beras, stop impor beras saat panen dan ketersediaan pupuk dan saluran irigasi bagi petani," jelasnya.

Ia menyampaikan, kebijakan impor beras yang selama ini dilakukan hanya merugikan para petani dan menguntungkan petani negara lain.

"Kebijakan impor beras selama ini hanya memperkaya petani Vietnam dan Thailand," ungkapnya di hadapan ribuan pendukung yang langsung mengiyakan pernyataan Sandi.

Sandiaga menyebutkan, warga Jakarta berhutang budi kepada Kabupaten Sidrap karena beras yang ada di Jakarta dominan didatangkan dari Sidrap, daerah yang dipimpin politisi Gerindra, Dollah Mando.

"Masyarakat Jakarta adalah salah satu yang berhutang budi kepada warga Sidrap karena berasnya," ungkap politisi berlatar belakang pengusaha ini.

Ia pun menyayangkan, daerah yang subur dan SDM handal ini belum bisa mensejahterahkan petaninya.

"Apa tidak menyusahkan petani, saya baru dapat kabar harga gabah turun menjadi Rp 4.600/kg dari Rp 4.900/kg," tambahnya. (adi)

Laporan Wartawan Tribun Timur,@adibrencheck

Penulis: Mulyadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved