Pengurus Bakornas LKMI PB HMI Resmi Dilantik di Gedung BPPK Jakarta

"Ego profesi harus di tekan, semua tenaga kesehatan memiliki posisi yang sama. Di era saat ini kolaborasi sangat penting untuk dilakukan," kata dia.

Pengurus Bakornas LKMI PB HMI Resmi Dilantik di Gedung BPPK Jakarta
HANDOVER
Bakornas Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam PB HMI telah resmi dilantik di Gedung BPPK Jakarta, Sabtu (23/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bakornas Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam PB HMI telah resmi dilantik di Gedung BPPK Jakarta, Sabtu (23/3/2019)

Pelantikan tersebut diawali dengan acara Seminar Nasional yang dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moloek, Driektur Utama BPJS Kesehatan RI Fachmi Idris dan Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN RI Widwiono sebagai keynote speech.

Adapun tema yang diangkat adalah “Health Collaboration; Menuju Indonesia Sehat dan Berkualitas”.

Baca: Kemenag RI dan IGI Sulsel Kolaborasi Pendampingan Sekolah Ramah Anak

Baca: Hari Terakhir Login rekrutbersama.fhcibumn.com Rekrutmen BUMN 2019, Ini Syarat dan Dokumen SMA & S1

Health collaboration adalah salah satu kunci dalam mendorong Indonesia lebih sehat ke depannya.

Upaya pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan saat ini dengan mendorong pemerataan tenaga kesehatan di seluruh Indonesia, terutama di daerah terluar yang memiliki tenaga kesehatan yang sangat minim.

"Nusantara Sehat merupakan salah satu program yang sudah dijalankan. Health Collaboration sudah menjadi kemampuan dasar yang wajib dimiliki bagi seluruh NS dan tenaga kesehatan di seluruh Indonesia," uar Menkes RI dalam rilis yang diterima Tribun Timur, Minggu (24/3/2019).

Sementar Fachmi idris dalam pemamaparannya mengatakan, health collaboration sangat penting dalam mewujudkan kesehatan yang berkualitas.

"Ego profesi harus di tekan, semua tenaga kesehatan memiliki posisi yang sama. Di era saat ini kolaborasi sangat penting untuk dilakukan," kata dia.

Sedangkan Direktur Kespro yang mewakili Kepala BKKBN RI menjelaskan, untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, hal yang paling penting adalah adanya kolaborasi tenaga kesehatan.

"Sebab peran tenaga kesehatan dalam mencegah terjadinya stunting, mencegah pernikahan dini, dan mencegah bayi berat lahir rendah sangatlah di butuhkan," imbuhnya.

Direktur Bakornas, Refil yang ditetapkan oleh Pengurus Besar HMI menyatakan, bahwa Bakornas LKMI merupakan wadah yang terdiri dari lintas profesi kesehatan di Indonesia, kemampuan dalam berkolaborasi akan terlatih di setiap proses yang dijalaninya selama ber LKMI.

Setelah seminar, dilanjutkan dengan kegiatan pelantikan Pengurus Bakornas LKMI PB HMI Periode 2018-2020. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Baca: VIDEO: Keluarga Jemput Tiga Jenazah Anggota Mujahidin Indonesia Timur, Dimakamkan di Palu

Baca: Curhat Suami Evi Masamba Setelah Ramai Gosip Perceraian Di Ambang Pintu, Kenapa Hapus Foto Evi?

Baca: Asal Sama dari Sinjai, Dekat Sejak SMA hingga Kerja di UNM, Mengapa Wahyu Jayadi Bunuh Siti Zulaeha?

Baca: Sederet Fakta Wahyu Jayadi Bunuh Siti Zulaeha Djafar, Tisu Bau Pesing hingga Upaya Hilangkan Jejak

Baca: Pesan Mama Siti Zulaeha ke Pelaku Dr Wahyu: Jagai Adikmu!, Ini Kronologi Lengkap Hingga Wahyu Nekat

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved