Simulasi Pengamanan TPS di Polres Palopo, Relawan Jokowi Protes

Relawan calon Presiden Jokowi-Ma'ruf di Kota Palopo, Herman Saputra, keberatan dengan simulasi pengamanan TPS digelar di Halaman Mapolres Palopo

Simulasi Pengamanan TPS di Polres Palopo, Relawan Jokowi Protes
Hamdan Soeharto
Polres Palopo Gelar Simulasi Pengamanan TPS, Pemilu 2019, Sabtu (23/3/2019). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Relawan calon Presiden Jokowi-Ma'ruf di Kota Palopo, Herman Saputra, keberatan dengan simulasi pengamanan TPS digelar di Halaman Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile Kecamatan Wara Kota Palopo, Sabtu (23/3/2018) pagi tadi.

Dalam simulasi itu, Polres memperagakan proses pengamanan. Namun, pada peragaan memilih, pelaksana menggunakan nomor urut satu dan nomor urut dua yang harus dicoblos.

Hasilnya nomor urut dua mengungguli nomor urut satu, dengan perbandingan satu suara.

Herman Saputra mengatakan, harusnya yang disimulasikan adalah capres A dan Capres B. Bukan nomor urut satu dan dua.

"Dengan penggunaan nomor urut paslon seolah menggiring opini seolah capres nomor urut 2 menang yang identik dengan nomor Prabowo-Sandi. Apalagi yang laksanakan ini adalah institusi polri. Kita sangat sayangkan," katanya.

Emmank sapaan akrabnya juga protes, harusnya dalam simulasi ini Bawaslu dan KPU mampu mengingatkan.

"Harusnya KPU dan Bawaslu yang ada saat itu memberikan masukan atau mengingatkan," tandasnya.

Sebelumnya dalam simulasi yang dilakukan Polres Palopo, pendukung nomor urut satu yang kalah merasa keberatan karena satu surat suara dianggap tidak sah.

Pemilihan ricuh hingga personel Polres Palopo mengamankan kotak suara dan berhasil menenangkan massa.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto_

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved