Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lily Amelia Salurapa: Pariwisata Ujung Tombak Sulsel

Lily Amelia Salurapa mengatakan pariwisata sebagai ujung tombak Sulawesi Selatan (Sulsel) dan merupakan tujuan wisatawan.

Editor: Sakinah Sudin
zoom-inlihat foto Lily Amelia Salurapa: Pariwisata Ujung Tombak Sulsel
risnawati/ tribuntoraja.com
Calon Anggota DPD RI Dapil Sulsel Nomor Urut 28, Lily Amelia Salurapa

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Lily Amelia Salurapa mengatakan pariwisata sebagai ujung tombak Sulawesi Selatan (Sulsel) dan merupakan tujuan wisatawan.

Salah satu daerah terkenal akan budaya dan adat istiadatnya memikat wisatawan domestik maupun mancanegara adalah daerah Toraja.

Lily Amelia Salurapa juga Calon Anggota DPD RI Dapil Sulsel nomor urut 28 itu mengatakan, sejak bekerja dua puluh tahun di Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI dan kerjasama pihak luar negeri, daerah paling banyak dikunjungi wisatawan asing dan terkenal yaitu Jogjakarta, Bali dan Toraja disingkat TOBA.

"Sejak saya SD, Toraja dulu penuh bus setiap hari namun sekarang tidak seperti itu lagi," ucapnya kepada TribunToraja.com, Jumat (22/3/2019).

Hal itu dikarenakan munculnya destinasi baru di daerah lain, sebab Indonesia kaya akan budaya dan wisata alamnya.

Dijelaskan Lily, juga Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Jabodetabek bahwa, salah satu penunjang wisatawan ke Sulsel yaitu aksesbilitas.

"Toraja ini yang masih kurang memenuhi aksesbilitasnya, karena menumpuh waktu hingga delapan jam melalui kendaraan darat dan belum ada transportasi bandara yang mendukung," ungkapnya

Namun, dengan kurangnya itu sebagai orang Toraja, Lily akan menggaungkan bandara kepada pemerintah pusat.

"Saya sampaikan kepada Pak Jusuf Kalla bahwa Toraja lokomotifnya yaitu pengembangan pariwisata di Sulsel dan keindahan alamnya sehingga bergerak gerbong untuk menarik para pengunjung," jelas Lily.

Lanjut Lily, jika lokomotif jalan sudah berjalan, gerbongnya pun demikian dan Sulsel jika sejak dulu memahami bandara layak sudah pasti menyularkan perkembangan ekonomi agar lebih cepat dibanding tidak adanya bandara.

Selain aksesbilitas bandara yang saat ini sementara pengerjaan, terpenting diperhatikan yaitu perbaikan infrastruktur penghubung objek wisata dan kesadaran masyarakatnya, contohnya di Bali sebagai tuan rumah mereka sadar akan sapta pesona (bersih, aman, ramah tamah dan kenangan).

"Kita bersyukur dibantu Gubernur Sulsel dan pemerintah pusat memperbaiki infrastruktur jalan dan pembangunan Bandara Buntu Kunik saat ini, sebagai warga Toraja harus menjadi tuan rumah yang baik," kata Lily.

Contoh dimaksud adalah Kota Rantepao harus bersih wajahnya, dan warganya belajar menjadi tuan rumah yang baik serta pengadaan toilet layak dan kebersihannya di objek wisata menjadi tugas pemerintah daerah.

"Termasuk tugas Bupati, perangkat desa dan kalau Toraja sudah jalan, kekayaan kita bisa dijual lagi agar perekonomian di Toraja, keseluruhan Sulsel menjadi lebih baik," tutupnya. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved