Erwin Aksa Dukung Sandiaga Uno, Dosen Fisipol Unismuh: Keduanya Susah Dipisahkan
Langkah Erwin Aksa yang rela dipecat di partai (Golkar) demi mendukung sahabat sejatinya Sandiaga Uno di Pilpres 2019 ditanggapi berbagai pihak.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Langkah Erwin Aksa yang rela dipecat di partai (Golkar) demi mendukung sahabat sejatinya Sandiaga Uno di Pilpres 2019 ditanggapi berbagai pihak.
Salah satunya, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unismuh Makassar Nasrul Haq.
Ia menilai Erwin Aksa mendukung Sandiaga Uno dimungkinkan karena pilihan nurani.
Baca: Terlanjur Sayang Sahabatnya Sandiaga Uno, Erwin Aksa Memilih Mundur dari Partai Golkar & Reaksi DPP
Baca: Demi Sandiaga Uno, Erwin Aksa Rela Nonaktif dari Golkar hingga Pilpres 2019, Utamakan Persahabatan
"Bagaimanapun, mereka berdua sudah menjalin chemistry sejak lama di HIPMI," kata Nasrul Haq, Kamis (21/3/2019).
"Saya melihat keduanya memang susah untuk dipisahkan kepentingannya," lanjutnya.
Ketua Prodi (Kaprodi) Ilmu Adminstrasi Negara (IAN) Fisipol Unismuh Makassar ini menambahkan, pilpres itu lebih dari sekedar pilih memilih pemimpin bagi Erwin Aksa dan Sandiaga Uno.
"Sekalipun ada kepentingan prakmatis, sangat wajar. Namanya juga suksesi politik," ujarnya.
Ia menambahkan, semua orang ingin menang dan mendapat balas jasa.
"Yang jelas, pilihan Erwin Aksa bukan putusan kaleng-kaleng," tuturnya.
Laporan wartawan @umhaconcit
Baca: Memilih Persahabatan Daripada Kepentingan Partai, Dewan Syuro FPI Sulsel Kagumi Erwin Aksa
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :
Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur: