Wisuda Santri TPA, Bupati Takalar: Semoga Dapat Mengaplikasikan Nilai-nilai Al Quran

438 santri dari dua Kecamatan Sanrobone dan Galesong Selatan menerima ijazah kelulusan tahun 2019 yang disaksikan

Wisuda Santri TPA, Bupati Takalar: Semoga Dapat Mengaplikasikan Nilai-nilai Al Quran
Aksi Suarso
Bupati Takalar H Syamsari Kitta beri sambutan dalam wisuda santri-santriwati Kecamatan Sanrobone dan Galesong Selatan di Gedung Islamic Centre, Jalan Jenderal Sudirman, Mappakasunggu, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Minggu (10/03/2019).

TRIBUN TAKALAR.COM, PATTALLASSANG - Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kabupaten Takalar menggelar wisuda santri-santriwati Kecamatan Sanrobone dan Galesong Selatan di Gedung Islamic Centre, Jalan Jenderal Sudirman, Mappakasunggu, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Minggu (10/03/2019).

Wisuda ini bertema "Gelar Syukur Generasi Qur'ani untuk Takalar yang Unggul Sejahtera & Bermartabat".

438 santri dari dua Kecamatan Sanrobone dan Galesong Selatan menerima ijazah kelulusan tahun 2019 yang disaksikan oleh Wakil Ketua BKPRMI Sulsel sekaligus Ketua MUI Takalar Ustad Hasid Hasan Palogai, Ketua BKPRMI Kabupate Takalar Ustad Muh Aksin Suarso, Pengurus BKPRMI Takalar, BKPRMI Galsel dan Sanrobone serta para guru dan pembina TK/TPA BKPRMI serta ratusan orang tua santri.

Ketua DPD BKPRMI Takalar, Muh Aksin Suarso mengatakan tidak banyak harapan yang ditumpukan kepada wisudawan dan wisudawati. Namun dengan memiliki akhlak, lanjut Aksin, karakter dan moral yang sehat tentunya akan berguna bagi kemajuan daerah sehingga bisa bersaing di masa yang akan datang.

“Wisuda hari ini menjadi cerminan bahwa para santri-santriwati kita sudah melalui proses pembinaan dan ujian munaqasah. Selamat kepada anak-anakku yang telah diwisuda hari ini,” kata Muh Aksin Suarso, Minggu (10/3/2019).

Bupati Takalar H Syamsari Kitta hadir dalam acara ini. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan perlu dilakukan penanaman budaya dan literasi serta membaca al-qur’an kepada anak-anak masa depan bangsa, apalagi sudah menjadi kewajiban.

H Syamsari berharap para santri-santriwati tidak berhenti di sini dan melanjutkan ke jenjang tahfidz agar program Pemerintah Kabupaten Takalar dalam bidang keagamaan bisa terwujud yakni lahirnya hafidz-hafidz cilik dan muda.

"Melalui wisuda santri-santriwati ini semoga para wisudawan mengamalkan dan mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam alquran, selama proses belajar mengajarnya diajarkan oleh para gurunya," tambah Syamsari.

"Agama adalah nafas yang menjadi perilaku setiap hari dan menjadi kehidupan. Olehnya itu saya harap anak-anakku ini dapat menjadi generasi yang hebat. Sehingga kelak dapat membanggakan orang tuanya dalam urusan dunia dan akhirat pada khususnya," tutup H. Syamsari.

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, @syahrul_padli

Penulis: Muh Syahrul Padli
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved