Wisata Halal Jadi Polemik, Pemda Toraja Utara dan Ketua PHRI Temui Wagub Sulsel

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menemui Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Wisata Halal Jadi Polemik, Pemda Toraja Utara dan Ketua PHRI Temui Wagub Sulsel
Brikken Linde Bonting
Pemda Toraja Utara, Ketua PHRI Toraja dan pemerhati budaya menemui Wagub Andi Sudirman Sulaiman di ruang kerja Wakil Gubernur Sulsel, Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Senin (4/3/2019). / Foto Brikken Linde Bonting 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menemui Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur Sulsel, Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Senin (4/3/2019).

Kepala Disbudpar, Harli Patriatno didampingi Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Republik Indonesia (PHRI) Toraja Utara, Yohan Tangkesalu dan pemerhati budaya Toraja, Brikken Linde Bonting dan rekan lainnya.

Baca: Ada Apa? Tiket AirAsia Timbul-Tenggelam di Traveloka dan Tiket.com, Padahal Masih Jalin Kerja Sama

Baca: Sehari Setelah Hilang di Online Travel Agent, AirAsia Kini Beri Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Baca: AirAsia Terbang Setiap Hari Makassar-Malaysia, ini Jadwalnya

"Iya benar, setelah kami mengikuti acara di Makassar kami bertemu Pak Wagub, ini karena berita yang kita tulis, Wagub langsung whatsaap saya," ujar Yohan kepada TribunToraja.com, Selasa (5/3/2019).

Yohan mengatakan, tujuan mereka menemui Wagub Sudirman Sulaiman mengenai polemik wisata halal yang beberapa pekan lalu Pemprov Sulsel akan membangun wisata halal di Toraja.

"Pertemuan kami baik, pada dasarnya ada kesamaan pandangan, yang Pak Wagub maksudkan tidak seperti yang ramai dibincangkan di media sosial," ujar Kadisbudpar, Harli.

Harli mengatakan setelah dari Makassar akan melakukan konferensi pers untuk lebih menjelaskan maksud dari statment Wagub Sudirman Sulaiman.

Sebelumnya, dampak yang terjadi dari rencana Wagub Sulsel itulah banyak polemik di media sosial (Medsos) Whatsaap, Facebook dan Instagram hingga Twitter megenai wisata halal.

Beberapa pihak meminta agar Wagub Sudirman Sulaiman pasangan Prof HM Nurdin Abdullah pada Pilgub Sulsel 2018 agar bisa menjelaskan secara detail maksud rencana membangun kawasan wisata halal tersebut sehingga tidak menjadi polemik yang hangat diperbincangkan warga Toraja.

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

A

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved