Selesai KPPH di Polres Maros, Mahasiswa FH UMI Makassar Diharap Jadi Agen Polisi
Penutupan KKPH FH UMI berlangsung di aula lantai dua Mapolres Maros. Kegiatan dihadiri Kapolres AKBP Yohanes Richard.
Penulis: Ansar | Editor: Nurul Adha Islamiah
TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Kuliah Kerja Profesi Hukum (KKPH) Fakultas Hukum Universitas Muslim (UMI) Makassar di Polres Maros berakhir, Senin (25/2/2019).
Penutupan KKPH FH UMI berlangsung di aula lantai dua Mapolres Maros. Kegiatan dihadiri Kapolres AKBP Yohanes Richard.
Selain Yohanes, Dosen Fakuktas Hukum UMI Makassar Dr H Mustamin, SH, MH, Kabagsumda Polres Maros Kompol Abdul Halid, SH, MH, juga hadir.
Baca: Target WBK, Polres Maros Luncurkan Inovasi Baru dan Larangan Sogok
Baca: Ansor Deklarasi Tolak Money Politik, Ketua MUI Maros: Uang Sogok Haram
AKPB Yohanes Richar apresiasi dan bangga atas penunjukan Polres Maros sebagai tempat KKPH FH UMI Makassar.
"Kami apresiasi kepada pihak kampus yang mempercayakan Polres Maros sebagai tempat KKPH. Semoga selama KKPH, pengetahuan dan pengalaman mahasiswa bertambah," kata Yohanes.
Selama KKPH, 29 mahasiswa dilibatkan jika ada kegitan polisi, termasuk saat razia. Mahasiswa juga diajari tentang pekerjaan polisi khususnya penyelidikan dan penyidikan.
Mahasiswa FH UMI diharapkan menjadi Duta atau agen Polisi. Mahasiswa diminta untuk mensosialisasikan kepada warga, pentingnya kesadaran hukum.
"Kami harap, para mahasiswa menjadi duta dan agen kepolisian. Silahkan sosialisasikan pentingnya kesaran hukum. Kita semua harus menghindari pelanggaran hukum," katanya.
Kegiatan penutupan KKPH FH UMI Makassar dilanjutkan dengan penyampaian kesan dari perwakilan mahasiswa selama melaksanakan KKPH di Polres Maros.
Selama KKPH sebulan terakhir, mahasiswa KKPH UMI ditempatkan di enam lokasi yakni Polres Maros, Polsek Turikale, Polsek Lau, Polsek Mandai, Polsek Bantimurung dan Polsek Bandara.
Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar
Baca: Aty Kodong Dipastikan Tampil di Puncak Millennial Road Safety Festival di Selayar