Menumpuk, Para Raiders Angkut Sampah Busuk di Poros Kariango

Aksi bersih personel Kostrad Kariango tersebut, juga melibatkan pemerintah kecamatan, yang dipimpin oleh Camat Mandai, Andi Mappelawa.

Menumpuk, Para Raiders Angkut Sampah Busuk di Poros Kariango
Ansar/Tribunmaros.com
Brigif Para Riders 3/TBS melakukan aksi bersih di jalan Poros Kariango, perbatasan Dusun Bugis, Desa Tenringangkae - Dusun Bonto Ramba, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Maros.

TRIBUN MAROS.COM, MANDAI - Brigif Para Riders 3/TBS melakukan aksi bersih di jalan Poros Kariango, perbatasan Dusun Bugis, Desa Tenringangkae - Dusun Bonto Ramba, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Maros, Jumat (22/2/2019).

Aksi bersih personel Kostrad Kariango tersebut, juga melibatkan pemerintah kecamatan, yang dipimpin oleh Camat Mandai, Andi Mappelawa.

Personel turun lapangan, setelah adanya sejumlah keluhan terkait tumpukan sampah busuk, di pinggir jalan poros.

Baca: Polres Maros Kumpul Semua Personel untuk Senam, Ini Alasannya

Baca: Poros Kariango Maros Jadi Pembuangan Sampah, Camat Mandai Jaga Malam

Aksi bersih tersebut digelar dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional. Sejumlah personel mengangkut sampah meski baunya menyengat.

Camat Mandai, Andi Mappelawa mengatakan, pihaknya bersama TNI menangkut sampah, untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dia ingin, warganya bisa hidup sehat. Jika warga sekitar perbatasan setiap hari hirup udara busuk, maka berpotensi untuk sakit.

"Jalan poros Kariango sudah menjadi pembahasan publik. Banyak warga yang melintas, membuang sampahnya di perbatasan Dusun Bugis-Dusun Bonto Ramba," kata Mappelawa.

Padahal, lokasi tersebut bukan untuk pembuangan sampah. Beberapa kali warga sekitar memasang tanda larangan buang sampah, namun masih diabaikan oleh pelaku.

Selain di tepi, sampah busuk juga kadang berserakan di jalan penghubung Mandai dan Tanralili tersebut. Sampah juga menyumbat sungai perbatasan.

"Pada momentum Hari Peduli Sampah Nasional, Para Raiders mengambil bagian dalam pelaksanaan aksi bersih. Mereka ingin kebersihan lingkungan tetap terjaga," kata Mappelawa.

Mappelawa apresiasi Para Riders yang telah mengangkut sampah meski baunya sudah busuk. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan warga.

"Apa yang dilakukan Para Taiders hari ini, merupakan aksi yang luar biasa. Jika warga tidak peduli dengan kebersihan, maka kemungkinan akan sakit. Apalagi kondisi cuaca," katanya.

 Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Baca: Marion Jola Akhirnya Respon soal Kritikan Buka Jaket di Hadapan Siswa, Tak Sangka Viral di Medsos

Baca: Kronologi Pejabat Tembak Bocah karena Ambil Mangga yang Jatuh ke Jalan, Ngakunya Tembak Kucing

Baca: Berboncengan Pakai Motor Ninja, Pelajar SD dan SMP di Sorowako Meninggal Usai Tabrak Pelindung Jalan

Penulis: Ansar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved